Monday, June 27, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsDr R Stevanus : Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Sudah Final

Dr R Stevanus : Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Sudah Final

bernasnews.com – Anggota DPRD DIY dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dr R Stevanus C Handoko S.Kom MM mengatakan bahwa sebagai ideologi bangsa Pancasila sudah final dan tetap relevan sepanjang masa. Pancasila sebagai dasar negara hingga saat ini tetap bertahan dalam berbagai kondisi perubahan zaman.

Karena itu, menurut Stevanus, dengan adanya kajian mendalam yang dilakukan pemerintah dan berbagai kalangan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 tahun 2016, pemerintah menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila sekaligus sebagai Hari Libur Nasional.

Perubahan di era digital yang menuntut adanya kecepatan, ketepatan dan kecermatan dalam menggunakan sumber daya yang dimiliki menjadi suatu kebutuhan dalam kehidupan keseharian. Implementasi teknologi informasi dan komunikasi di berbagai sektor saat ini juga mendorong percepatan perubahan paradigma di masyarakat secara luas.

Dengan populasi penduduk yang mencapai lebih dari 274 juta jiwa, Indonesia sebagai negara yang berpotensi menjadi negara maju. Implementasi teknologi informasi dan komunikasi disertai dengan perubahan business model dilakukan untuk mempercepat perubahan dan peningkatan ekonomi dan sektor lain.

Menurut Dr R Stevanus perubahan yang terjadi saat ini di berbagai sektor didorong adanya implementasi teknologi informasi dan komunikasi dan tanpa disadari efek Covid-19 mendorong percepatan implementasi teknologi informasi dan komunikasi di segala bidang.

Penerapan business model seperti sharing economy juga mendorong berbagai sektor industri semakin kreatif dalam berproses, memproduks, hingga menyajikan pelayanan/services dan produk kepada masyarakat. Perusahaan startup, unicorn hingga decacron bermunculan di Indonesia dan hal ini juga membuka mata berbagai pihak untuk juga turut serta mengimplementasi teknologi informasi dan komunikasi sebagai strategi untuk bertahan di era digital.

Dengan kondisi perubahan di era digital, Pancasila tetap relevan digunakan sebagai ideologi Bangsa. Pancasila merupakan ideologi yang dapat mempersatukan Indonesia. Perbedaan suku, agama, ras, adat, kebudayaan dan kepercayaan di Indonesia cukup beragam dan Pancasila yang mampu mempersatukan perbedaan tersebut menjadi satu kesatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurut Dr R Stevanus, nilai-nilai yang dikandung dalam Pancasila masih tetap relevan, seperti semangat gotong royong, kerjasama kolaborasi, menghormati, membina hubungan baik sebagai bentuk menjalin networking dan solidaritas yang terkandung di dalamnya merupakan akar budaya yang sudah mandarahdaging dalam kehidupan keseharian masyarakat Indonesia. Nilai-nilai tersebut sangat relevan tetap digunakan di era disrupsi dan di era digital saat ini.

Selain itu, Dr R Stevanus juga menyampaikan bahwa implementasi teknologi informasi dan komunikasi yang semakin cepat ditambah dengan bonus demografi yang dimiliki Indonesia menjadikan Indonesia memiliki potensi sebagai negara maju. Potensi yang sangat luar biasa dimana lebih dari 75 persen penduduk Indonesia merupakan penduduk dalam kategori produktif dengan didominasi anak muda.

Pancasila sebagai dasar negara perlu diperkuat agar persatuan sebagai modal utama mencapai Indonesia maju bisa terwujud. Sehingga segala hal yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila perlu dengan tegas dilawan oleh semua pihak secara bersama-sama.

Sebagai anggota DPRD DIY, Dr R Stevanus juga sudah melakukan perannya dalam usaha untuk memperkuat Pancasila sebagai dasar negara dengan terlibat secara langsung dalam proses pembentukan Peraturan Daerah DIY tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Perda No 1 Tahun 2022).

Menurut Stevanus, sSejarah 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila tidak terlepas dari sejarah proses kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK), Ir Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945 mendapat kesempatan untuk menyampaikan gagasan dasar negara.

Dalam kesempatan tersebut, Ir Soekarno menyampaikan prinsip dasar negara yang disebut “Pancasila” yaitu Kebangsaan, Internasionalisme atau Perikemanusiaan, Demokrasi, Keadilan Sosial, Ketuhanan Yang Maha Esa. “Proses usaha pembentukan dasar negara tidak hanya berhenti di situ saja, namun juga ada berbagai sidang yang juga membahas tentang dasar negara,” kata Stevanus. (phj)


spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments