Home News DPW Ipkindo DIY Lepas 100 Ekor Tukik di Pantai Trisik

DPW Ipkindo DIY Lepas 100 Ekor Tukik di Pantai Trisik

258
0
Para pengurus dan anggota DPW Ipkindo DIY bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY, Pensihat DPW Ipkindo DIY Hendricus Mulyono beramai-ramai melepas tukik di Pantai Trisik,Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulonprogo, Senin (4/10/2021). Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Penyuluh Kehutanan Indonesia (DPW Ipkindo) DIY melepas 100 ekor tukik (anak penyu) di Pantai Trisik Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulonprogo, Senin (4/10/2021).

Kegiatan untuk memperingati Hari Satwa se-Dunia pada 4 Oktober ini dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY Dr Ir Kuncoro Cahyo Aji, Penasihat DPW Ipkindo DIY Hendricus Mulyono, Camat Galur, unsur Polsek dan Koramil Galur serta para aktivis lingkungan.

Selain melepas 100 ekor tukik yang berusi dua minggu tersebut, merek juga membersihkan Pantai Trisik dengan memungut sampah-sampah yang berserakan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY Kuncoro Cahyo Aji (kedua dari kann) dan Penasihat DPW Ipkindo DIY Hendricus Mulyono (kanan) siap melepas tukik ke Pantai Trisik,Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulonprogo, Senin (4/10/2021). Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Menurut Ketua DPW Ipkindo DIY Suroso kegiatan pelepasan tukik maupun membersihkan pantai merupakan salah satu bentuk kepedulian Ipkindo dalam upaya menjaga kelestrian penyu dan kebersihan lingkungan. Kegiatan untuk memperingati hari satwa sedunia ini bekerjasama kelompok pelestari penyu di Pantai Trisik.

Suroso mengaku penyu terancam punah karena semakin lamas emakin banyak masyarakat yang menyukai penyu untuk dikonsumsi. Karena itu, pelepasan tukik ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan perhatian Ipkindo DIY untuk menyelamatkan dan melestarikan satwa yang semakin langka tersebut.

Para pengurus dan anggota DPW Ipkindo DIY bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY, Pensihat DPW Ipkindo DIY Hendricus Mulyono beramai-ramai melepas tukik di Pantai Trisik,Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulonprogo, Senin (4/10/2021). Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Menurut Suroso saat ini penyuluh kehutanan di DIY, terutama dari ASN yang masih aktif, semakin berkurang yakni tinggal 38 orang karena banyak yang pensiun. Demikian pula penyuluh kehutanan non ASN juga sangat sedikit sehingga dikhawatirkan hutan akan semakin berkurang karena penyuluhan kehutanan berkurang.

Sementara Penasihan DPW Ipkindo DIY Hendricus Mulyono yang akrab disapa Mbah Mul sangat mendukung kegiatan Ipkindo. Sebab kegiatan ini sebagai salah satu upaya menyadarkan masyarakat meningkatkan kepedulian dalam melestarikan alam dan lingkungan.

Para pengurus dan anggota DPW Ipkindo Suasana kegiatan pelepasan tukik di Pantai Trisik,Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulonprogo, Senin (4/10/2021). Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Hal yang sama disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY Kuncoro Cahyo Aji. Dikatakan, penyelamatan satwa sangat penting berkaitan dengan hari satwa nasional. Peringatan hari satwa ini merupakan momen penting dalam menjaga kelestarian lingkungan, terutama penyelamatan penyu.

Dikatakan, penangkaran penyu memang sangat sulit. Namun, dengan kegiatan seperti ini diharapkan kelangsungan hidup penyu tetap terjaga. Dan yang tidak kalah penting adalah bagaimana menjaga ekosistem, tidak hanya penangkaran penyu, tapi juga menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan pantai dari sampah-sampah.

Para pengurus dan anggota DPW Ipkindo DIY foto bersama usai kegiatan pelepasan tukik di Pantai Trisik,Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulonprogo, Senin (4/10/2021). Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Dengan demikian, pelestarian satwa dan kebersihan lingkungan tetap terjaga, sementara kesejahteraan masyarakat juga meningkat.

Pada pelepasan tukik, semua peserta yang hadir beramai-ramai melepas tukik ke laut. Tukik yang berusia 2 minggu tersebut diletakkan di tepi pantai lalu merangkak menuju laut. Begitu ombak terhempas ke pantai tukik-tukik tersebut pun terbawa ke laut. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here