Tuesday, May 17, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomePendidikanDosen Prodi Komunikasi STPMD “APMD” Yogyakarta Konsisten Menulis Buku

Dosen Prodi Komunikasi STPMD “APMD” Yogyakarta Konsisten Menulis Buku

bernasnews.com – Dosen-dosen Program Studi (Prodi) Komunikasi Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) “APMD” Yogyakarta terus menjaga komitmen, kompentensi dan konsistensi dalam karya tulis ilmiah antara lain dalam bentuk buku. Dalam masa pandemi Covid 19, dan di tengah kesibukan akademik di kampus maupun luar kampus, mereka tetap berkarya tulis.

“Ya kami para dosen Prodi Komunikasi STPMD “APMD” Yogyakarta terus berusaha menjaga dinamika tiga dharma perguruan tinggi yakni pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat. Di antara kegiatan itu ada benang merahnya yakni menulis. Dengan menghasilkan karya tulis dalam bentuk buku, hasil kajian atau penelitian kami dapat dibaca banyak orang dan monumental,” kata Ketua Prodi Komunikasi STPMD “APMD” Yogyakarta Habib Muhsin, S.Sos., M.Si. kepada bernasnews.com di kampus setempat, STPMD “APMD” Jalan Timoho 317 Yogyakarta, pekan lalu.

Dua buku yang dihasilkan dalam masa pandemi Covid 19 adalah Komunikasi Pemberdayaan di Era 4.0 (ISBN : 978-623-6643-05-1) dengan editor Dr. Yuli Setyowati, S.IP, M.Si., serta Komunikasi, Media dan Pemberdayaan Masyarakat di Era Pandemi Covid 19 (ISBN : 978-623-6643-08-2) dengan editor Dr. Irsasri, M.Pd. Kata kunci kedua buku tersebut adalah komunikasi dan pemberdayaan.

Dua buku karya dosen-dosen Prodi Komunikasi STPMD “APMD”Yogyakarta yakni Komunikasi Pemberdayaan di Era 4.0 serta Komunikasi, Media, dan Pemberdayaan Masyarakat di Era Pandemi Covid 19. (Foto : Y.B. Margantoro/bernasnews.com)

 Buku pertama setebal 232 halaman dengan penulis Fadjarini Sulistyowati S.IP MSi., Habib Muhsin S.Sos MSi, Dr Yuli Setyowati S.IP MSi, Dr Irsasri MPd,  Ade Candra S.Sos MSi dan R Ardian Dwi Roy Subekti, Dr Sugiyanto S.Sos MM serta Tri Agus Susanto SPd M.Si. Sedangkan buku kedua setebal 245 halaman dengan penulis Ade Candra S.Sos MSi., Fadjarini Sulistyowati S.IP MSi, Dr Irsasri MPd Dr Sugiyanto S.Sos MM, Tri Agus Susanto SPd MSi, Dr Yuli Setyowati SIP MSi serta Agus Triyono SI.Kom dan Habib Muhsin S.Sos MSi.

“Kami bersyukur dan senang dapat menerbitkan buku-buku tersebut. Sejalan dengan platform Prodi Komunikasi STPMD “APMD” yang menawarkan komunikasi pemberdayaan yaitu komunikasi yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, dengan menempatkan masyarakat pada posisi sebagai subyek bukan lagi sebagai obyek.

Atas kondisi pandemi saat ini, pemberdayaan menjadi pilar utama dalam pembangunan. Pemberdayaan merupakan paradigma alternatif pembangunan dengan tujuan membawa masyarakat kepada keberdayaan dan kemandirian. Untuk menuju pada kemandirian masyarakat, upaya pencapaian kesejahteraan menjadi hal yang utama. Masyarakat yang sejahtera akan mampu mengatasi kebutuhan hidupnya, baik kebutuhan materiil maupun non materiil,” kata Habib Muhsin sebagaimana dia sampaikan dalam pengantar buku.

 Perspektif baru

Editor buku Komunikasi Pemberdayaan di Era 4.0 Dr. Yuli  Setyowati , S.IP., M.Si mengemukakan, masyarakat seringkali tidak berdaya membendung hegemoni teknologi komunikasi. Oleh karena itu komunikasi pemberdayaan menjadi perspektif baru dalam pendidikan komunikasi pembangunan dengan semangat voicing the voiceless.

Menurut dia, pemberdayaan masyarakat merupakan kegiatan yang memerlukan proses berkelanjutan. Maka dibutuhkan komunikasi yang baik antara inisiator program dengan masyarakat maupun antarwarga masyarakat. Proses pemberdayaan tersebut tidak akan mencapai tujuannya jika tidak didukung oleh proses komunikasi yang pastisipatif. Partisipasi masyarakat sangat berpengaruh terhadap terbentuknya tindakan komunikatif yang sesuai dengan karakteristik masyarakatnya. (mar)

 

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments