Tuesday, June 28, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsDokter Andyda Meliala : Dampingi Pertumbuhan Anak agar Menjadi Utuh

Dokter Andyda Meliala : Dampingi Pertumbuhan Anak agar Menjadi Utuh

Bernasnews.com – Founder Resourceful Parenting Indonesia (RPI) Dokter Andyda Meliala mengatakan, setiap parents memiliki sumber pengetahuan dan keterampilan untuk membesarkan dan mendidik anak. Untuk itu, RPI berkomitmen membekali parents dengan berbagai sumber pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mendampingi pertumbuhan anak agar menjadi utuh.

Itulah misi dan visi kami, Resourceful Parenting Indonesia atau RPI, yang saya dirikan pada tanggal 7 Maret 2011. Yang dimaksud parents adalah orang dewasa di sekitar anak. Ini dapat orangtua, guru, nenek kakek, pengasuh, dan lain-lain,” kata dr. Andyda Meliala kepada bernasnews.com di Yogyakarta, Sabtu (4/6/2022).

Andyda Meliala yang mengambil gelar Ph.D. di Melborne ini melihat adanya tantangan dan solusi pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Bahwa kita memiliki bonus demografi Indonesia Unggul 2035 dengan posisi berdasar Sensus Penduduk BPS 2020 menunjukkan jumlah penduduk Indonesia 270,2 juta yang didominasi Generasi Z dan Milenia.

Generasi Z (lahir 1997 – 2012) sejumlah 74,93 juta jiwa atau 27,94%, Milenia (1981 – 1996) 69,38 juta jiwa atau 25,87%, Generasi X (1965 – 1980) 58,65 juta jiwa atau 21,88% dan Baby Boomer (1946 – 1964) 31,01 juta jiwa atau 11,56%.

Di sisi lain, data stunting menunjukkan tahun 2018, prevalensi stunting di Indonesia sebesar 30,8% dan menduduki rangkingke-5. Kemudian data anemia menunjukkan, angka prevalensi anemia di Indonesia pada remaja wanita 26,50%, wanita usia subur 26,9%, wanita hamil 40,1 % dan balita 47,05%.

Untuk data PISA menunjukkan, hasil survey tahun 2018 menempatkan Indonesia di urutan ke-74 alias peringkat ke-6 dari bawah. Kategori sains skor 396, sedangkan untuk matematika skor 379 dengan rata-rata skor OECD 489.

Kemudian data literasi, lanjut Andyda, UNESCO menunjukkan Indonesia di urutan ke-2 dari bawah soal literasi dunia. Artinya, minat baca sangat rendah yaitu dari 1.000 orang Indonesia hanya 1 orang yang rajin membaca atau 0,0015.

“Melihat kondisi seperti itu, Indonesia perlu memprioritaskan pendidikan usia dini. Pengalaman pada usia dini menentukan apakah arsitektur dari otak anak yang sedang berkembang memberikan pondasi yang kuat atau lemah untuk semua pembelajaran, perilaku dan kesehatan di masa depan,” kata dia.

Dengan demikian, pendampingan “parenting” itu penting. Inilah peran RPI dalam mendukung pembangunan SDM Indonesia. Lembaga ini berusaha memberdayakan parents atau orang-orang dewasa di sekitar anak untuk mampu menstimulasi pengembangan kecerdasan anak secara maksimal.

“Harapan kita bersama, anak-anak Indonesia menjadi lebih utuh, berdaya dan siap bersaing di era Global. Artinya, kita siap pula menyambut bonus demografi dan menjadi bangsa yang mampu dan berdaya saing tinggi,” kata penulis beberapa buku parenting, antara lain Successful Parenting.

Founder Resourceful Parenting Indonesia dr. Andyda Meliala. (Foto : Dokumentasi RPI)

Pengalaman empat negara

Tim RPI memiliki akumulasi pengalaman lebih dari 50 tahun dari para fasilitator, psikolog, dan dokter di bidang parenting, pengajaran dan pengembangan, kurikulum pendidikan usia dini di empat negara yakni Indonesia, Philipina, Amerika dan Australia.      

Materi yang disajikan dalam bimbingan berdasarkan hasil penelitian yang valid di bidang Neuroscience (perkembangan dan platisitas otak), Psikologi (kecerdasan majemuk) dan Pendidikan (pengembangan kompertensi). Program yang dilaksanakan membangun perubahan yang berkesinambungan, mendampingi parents dalam kegiatan harian online dan offline serta mengukur pencapaian atau perubahan perilaku.

Menjawab pertanyaan, dr. Andyda Meliala mengatakan, produk dan layanan RPI berupa corporate social responsibility, corporat branding, public program dan parenting tools. Beberapa lembaga yang sudah bekerja sama dengan RPI adalah PT Astra International, PT Danone Indonesia, PT WYETH Indonesia, BKKBN, Daya Dimensi Indonesia, serta SD-SMP-SMU-Universitas.

Dalam melaksanakan tugas di RPI, dia didampingi tim Research & Development Lucy Kusman, Business Advisor Yunita Taniwangsa, International Relation Sri Wening H., Finance Manager Herlina Niken W., Apps Development Timothy Ginting, Head of Facillitators Fidayanti Muljono, Customer Development Manager Yosephine N Sembiring, S.E., M.Si., Marketing Communication Emily Wu dan tim fasilitator RPI. (mar)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments