Home News DIY Raih Penghargaan dari Kemendagri

DIY Raih Penghargaan dari Kemendagri

100
0
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (tengah) menunjukkan piagam penghargaan yang diterima dari Mendagri, Selasa (31/8/2021). Foto: Humas Pemda DIY

BERNASNEWS.COM – Untuk kedua kalinya, Pemda DIY meraih penghargaan dalam hal tepat waktu dalam penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pengawasan (TLHP) Penyelenggaraan Pemerintahaan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Penghargaan ini merupakan yang kedua diraih Pemda DIY.

Penghargaan tersebut diterima Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X secara daring, Selasa (31/8/2021) dari Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, bersamaan dengan acara launcing Sinergitas Pengelolaan Bersama Monitoring Centre for Prevention (MCP) Tahun 2021.

Selain DIY, ada 9 daerah lain juga menerima penghargaan yang sama yakni DKI Jakarta, Riau, Sulawesi Tengah, Bali, Lampung, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan dan Banten.

Menurut Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji yang dikutip Bernasnews.com dari Humas Pemda DIY, Selasa (31/8/2021) penghargaan ini diterima DIY karena dinilai bisa menindaklanjuti temuan-temuan Inspektorat Jenderal Kemendagri RI secara tepat waktu dan tepat mutu.

Sementra terkait launching MCP, Aji mengaku hal ini digagas bersama Kemendagri RI, BPKP RI dan KPK RI. MCP merupakan gagasan KPK RI untuk bisa mempermudah dalam melakukan pengawasan dan pencegahan korupsi.

“Saya kira MCP ini makin mempermudah pelaporan, sehingga kita tidak perlu lagi sering-sering tatap muka. Kita bisa mengisi format-format yang ada di sistem itu, yang kemudian akan ada analisisnya, sehingga kita bisa tahu langsung apa yang harus dilakukan selanjutnya untuk pengambilan keputusan,” kata Aji.

Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian mengucapkan selamat kepada 10 daerah yang telah menyelesaikan tindak lanjut Hasil Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah secara tepat waktu. “Saya berharap ke depan 10 daerah yang sudah berhasil ini bisa konsisten tepat waktu dalam menindaklanjuti Hasil Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, dan dapat jadi contoh serta motivasi bagi daerah lain. Sekali lagi saya mengapresiasi setinggi-tingginya,” kata Mendagri.

Ketua KPK RI, Firli Bahuri mengatakan, KPK diberikan mandat untuk melakukan pemberantasan korupsi dengan segala cara, mulai dari pencegahan, melakukan koordinasi dengan instansi yang juga melakukan pemberantasan korupsi dan instansi yang melakukan pelayanan publik, sekaligus melakukan monitoring penyelenggaraan pemerintahan daerah hingga penyelidikan, penyidikan serta penuntutan kasus korupsi.

MCP adalah salah satu aspek dalam rangka pemberantasan korupsi dengan cara pencegahan. Dalam hal ini, KPK melakukan segala upaya pemberantasan korupsi. Ada tiga strategi utama, yakni pendidikan kepada masyarakat, pencegahan dengan perbaikan sistem dan penindakan dengan proporsional serta akuntabel,” katanya. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here