Home News DIY dan Bali segera Turun ke PPKM Level 3

DIY dan Bali segera Turun ke PPKM Level 3

136
0
Menko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B Panjaitan.Foto:Dok Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Dalam hitungan hari ke depan, wilayah algomerasi DIY dan Bali segera turun ke PPKM Level 3 dari selama ini berada di PPKM Level 4. Dengan penurunan ke PPKM Level 3 maka akan dilkukan beberapa penyesuaian, seperti jam opersional mall diperpanjang hingga pukul 21.00 WIB dari sebelumnya hanya sampai pukul 20.00 WIB.

Selain itu, kapasitas dine-in di mall bisa sampai 50 persen dari sebelumnya hanya 25 persen. Kemudian, 1.000 outlet di luar mall juga sudah boleh dibuka atau beroperasi dengan kapasitas 25 persen.

“DIY dan Bali yang saat ini berada di level 4 dalam beberapa hari ke depan, bukan satu minggu, akan segera turun ke level 3. Khusus untuk Bali, Presiden Jokowi meminta untuk segera dicek ke lapangan agar segera ditentukan ke level 3,” kata Luhut Binsar Pandjaitan, Menkomarinvest, saat menjelaskan secara ditail terkait perpanjangan PPKM Jawa-Bali, Senin (30/8/2021).

Di luar DIY dan Bali, menurut Luhut B Pandjaitan yang dikutip Bernasnews.com dari kanal YouTube Sekretriat Presiden yang diunggah Senin, 30 Agustus 2021, sudah diturunkan ke level 3, seperti Solo Raya, Malang Raya, sementara Semarang Raya bahkan turun ke level 2.

Sementara menurut Presiden Joko Widodo, secara umum situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air mengalami tren perbaikan dalam satu minggu terakhir. Hal ini dapat dilihat dari tingkat positivity rate yang terus menurun dalam tujuh hari terakhir. Selain itu, keterisian rumah sakit juga semakin membaik. Rata-rata BOR nasional sudah berada di sekitar 27 persen.

Karena itu, menurut Presiden Jokowi, pemerintah memutuskan mulai 31 Agustus hingga 6 September 2021 ada penambahan wilayah aglomerasi yang masuk ke PPKM level 3, yakni Malang Raya dan Solo Raya, sementara wilayah Semarang Raya berhasil turun ke level 2.

Dengan demikin, wilayah yang masuk ke level 3 pada penerapan PPKM minggu ini adalah aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, dan Surabaya Raya, Malang Raya dan Solo Raya.

Dikatakan, secara keseluruhan penanganan pandemi Covid-19 di Jawa-Bali memiliki perkembangan yang cukup baik. Wilayah yang masuk ke level 4 mengalami penurunan dari 51 kabupaten/kota menjadi 25 kabupaten/kota, wilayah yang masuk ke level 3 dari 67 kabupaten/kota menjadi 76 kabupaten/kota, dan wilayah yang masuk ke level 2 dari 10 kabupaten/kota menjadi 27 kabupaten/kota.

Selain itu, untuk wilayah di luar Jawa-Bali juga terjadi perbaikan, di mana wilayah yang masuk level 4 dari tujuh provinsi menjadi empat provinsi dan dari 104 kabupaten/kota menjadi 85 kabupaten/kota. “Level 3 dari 234 kabupaten/kota menjadi 232 kabupaten/kota, dan level 2 dari 48 kabupaten/kota menjadi 68 kabupaten/kota, kemudian level 1 dari tidak ada kabupaten/kota menjadi 1 kabupaten/kota,” ungkap Presiden. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here