Home News Disbud DIY Bakal Lakukan Penataan Fasad Kawasan Malioboro

Disbud DIY Bakal Lakukan Penataan Fasad Kawasan Malioboro

175
0
Kawasan pertokoan dan pusat pembelanjaan di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

BERNASNEWS – Malioboro bakal dibuat menjadi kawasan yang ramah wisatawan dan pejalan kaki. Ini menjadi upaya untuk menata objek wisata di pusat Kota Jogja itu.

Selain itu, penataan kawasan Malioboto ini menjadi upaya untuk tingkatkan value dari segi fisik maupun non fisik. Penataan fasad hanyalah salah satu dari berbagai upaya untuk tingkatkan kualitas terkait dengan pentingnya nilai Malioboro sebagai bagian dari cagar budaya Keraton Yogyakarta.

“Dinas kebudayaan akan mengecek dulu nilai penting malioboro sebagai bagian dari cagar budaya kraton yang memiliki makna filosolofi, kebudayaan, sosiologis, sehingga untuk upaya yang dilakukan secara fisik, kami memiliki UPT (Unit Pelayanan Khusus) tersendiri yang berkaitan dengan pengelolaan di kawasan sumbu filosofi yaitu di kawasan Malioboro,” ujar Dian Laksmi Pratiwi, Kepala Dinas Kebudayaan DIY.

Pemerintah bakal menata papan nama hinga papan penutup toko untuk penataan fasad. Sehingga seluruh toko di kawasan Malioboro akan memiliki ciri arsitektur yang sesuai dengan konsep arsitektur.

Penataan ini tidak hanya dilakukan dengan menyentuh fasad saja, tetapi banyak hal yang kemudian terdampak dengan beberapa penataan fasad, misalnya saat ini terkait dengan penataan PKL Malioboro.

“Sebenarnya bukan hanya masalah karena ingin menata fasad kemudian PKL dihilangkan begitu saja, tetapi beberapa hal yang kita siapkan memang cukup panjang prosesnya dan bertahap. Dan ini tidak dipungkiri jika terjadi pro dan kontra,” terangnya.

Penataan menurutnya tidak semata-mata secara fisik mengubah total. Tetapi lebih kepada mengutamakan kearifan lokal untuk kenyamanan dan keadilan baik bagi masyarakat, pengusaha, maupun wisatawan. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here