Home News Dirlantas Polda Jateng Pimpin Langsung Atasi Kemacetan Panjang

Dirlantas Polda Jateng Pimpin Langsung Atasi Kemacetan Panjang

76
0
Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Arman Achdiat (kiri) turun langsung ke lapangan untuk mengecek jalur rob ruas Semarang-Demak dalam rangka rekayasa jalan, Rabu (8/7/2020). Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Perbaikan jalan nasional dan pengerjaan pemasangan pipa Pertamina di jalur rob sepanjang 2 km ruas Semarang-Demak menyebabkan kemacetan panjang di jalur tersebut. Karena itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng Kombes Pol Arman Achdiat SIK MSi memimpin langsung koordinasi untuk mengurai kemacetan panjang dengan menyarankan agar pengerjaan proyek dilakukan pada malam hari.

Menurut Kombes Pol Arman Achdiat, Rabu (8/7/2020), kemacetan ruas Semarang-Demak dan sebaliknya terjadi karena ada pekerjaan proyek perbaikan jalan nasional mengatasi rob maupun pekerjaan pemasangan pipa Pertamina. “Kami sudah koordinasikan untuk pengaturan waktu pekerjaan, untuk mengurang kemacetan minimal pada jam sibuk,” kata Kombes Pol Arman Achdiat dalam rilis yang diterima Bernasnews.com, Rabu (8/7/2020) malam.

Diakui Kombes Arman bah kemacetan karena perbaikan jalan mustahil dihindari. Karena itu, yang bisa dilakukan adalah mengurangi dampak dengan menggunakan manajemen waktu. Dan untuk meminimalkan risiko macet akibat pengerjaan pipa Pertamina, sudah diatur dan disepakati bersama pengerjaannya di luar jam sibuk, terutama di luar jam berangkat dan pulang kerja. Dengan demikian pelaksanaan pekerjaan difokuskan pada malam hari, dan itu merupakan pilihan yang paling mungkin dilakukan.

Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Arman Achdiat (kanan) turun langsung ke lapangan mengecek jalur rob ruas Semarang-Demak dalam rangka rekayasa jalan, Rabu (8/7/2020). Foto : Istimewa

Perwira polisi lulusan Akpol tahun 1992 ini berharap masyarakat pengguna jalan ruas Semarang – Demak dan sebaliknya agar turut serta membantu mengurai kemacetan. Salah satu cara adalah warga yang berangkat kerja disarankan lebih awal dari biasanya supaya punya waktu cukup lolos dari jebakan kemacetan.

“Partisipasi dan pengertian publik atas kemacetan dibutuhkan mengingat perbaikan jalan dan proyek pipa Pertamina untuk kepentingan bersama. Partisipasi masyarakat menjadi faktor penting mengatasi kemacetan situasional untuk jangka waktu tertentu,” kata Dirlantas Polda Jateng ini.

Menurut Kombes Pol Arman Achdiat, percepatan pengerjaan telah diupayakan oleh pihak berwenang, namun butuh waktu hingga beberapa bulan ke depan untuk bisa selesai. Hal ini menyebabkan sebagian ruas jalan yang diperbaiki tidak dapat dipakai sementara waktu.

Dan untuk menjaga Kamseltibcarlantas (keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran lalulintas), menurut Kombes Pol Arman, penempatan petugas baik polisi maupun petugas dari Dinas Perhubungan sudah diintensifkan di lokasi. Keberadaan petugas di titik kemacetan merupakan prosedur standar. Karena itu, para pelaksana proyek dibantu polisi bekerjasama menekan potensi kemacetan supaya tidak lebih parah lagi.

Kombes Pol Arman berharap institusi yang mengelola media sosial official memanfaatkan medsos untuk mensosialisasikan kondisi ruas jalan dari waktu ke waktu dengan memberitahu warga dari luar daerah yang akan melintasi ruas Semarang-Demak, sehingga lebih siap secara psikologis, fisik dan memiliki waktu yang longgar untuk menyesuaikan diri.

Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Arman Achdiat (tengah) turun langsung ke lapangan untuk mengecek jalur rob ruas Semarang-Demak dalam rangka rekayasa jalan, Rabu (8/7/2020). Foto : Istimewa

Dikatakan, pengemudi kendaraan besar dari arah Jawa Timur menuju Jakarta lewat Pantura dan sebaliknya bisa memilih jalan alternatif menghindari ruas Demak-Semarang pada jam sibuk. “Saat melintasi Demak sebaiknya perut dalam keadaan kenyang dan istirahat secukupnya agar saat berada di titik macet dalam kondisi tenang,” saran Kombes Pol Arman Achdiat.

Dari laporan yang masuk, proyek peninggian dan pengecoran jalan Pantura Semarang-Demak di Km 8 berdampak pada kemacetan panjang. Aikbatnya, laju kendaraan besar seperti truk dan bus pun sangat pelan karena sempitnya jalan. Polisi setempat terpaksa memberlakukan contra flow menuju Demak seiring penutupan ruas yang sedang dikerjakan.

“Mari berpikir positif dengan mendukung perbaikan jalan untuk kenyamanan bersama. Bagi yang melintas karena bekerja, sebaiknya berangkat lebih awal. Kendaraan kecil mungkin bisa lewat jalur-jalur alternatif, tapi jaga kecepatan dan tetap hati-hati,” saran Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Arman Achdiat. (lip



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here