Home News Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto Take Foto Profil di SMKN 2 Yogyakarta

Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto Take Foto Profil di SMKN 2 Yogyakarta

197
0
Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto, S.T., M Sc, Ph D (tengah baju putih) saat kunjungan di SMK Negeri 2 Yogyakarta, Sabtu (19/9/2020). Foto: Istimewa.

BERNASNEWS.COM — Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto, S.T, M Sc, Ph D melakukan tugas kunjungan, Sabtu (19/9/2020), di SMK Negeri 2 Yogyakarta. Hadir dalam giat itu, staf manajemen dan guru-guru SMK Negeri 2 Yogyakarta juga hadir Kepala Balai Dikmen Kota Yogyakarta Rr Suhartati, SH.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto, S.T, M Sc, Ph D disambut kedatangannya oleh Kepala Sekolah, Guru-guru dan Staf Manajemen SMK Negeri 2 Yogyakarta, Sabtu (19/9/2020). Foto: istimewa

Dalam kunjungan tersebut selain menggelar sharing bersama kepala sekolah dan para guru SMK Negeri 2 Yogyakarta, Wikan Sakarinto berkesempatan pengambilan foto di bengkel Teknik Pemesinan dan Laboratorium Program Keahlian Multimedia dan Sija. Pengambilan foto tersebut digunakan untuk pembuatan profil Dirjen Vokasi Kemendikbud.

Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto in action dalam sesi pengambilan foto. (Foto: Istimewa)

Soft skill seperti kemampuan komunikasi, attitude, sikap, karakter yang baik harus dibentuk dan penting ditanamkan pada anak didik,” pesan Wikan Sakarinto kepada guru-guru SMK Negeri 2 Yogyakarta.

Menurut Wikan Sakarinto, di samping hard skill yang diajarkan pada anak didik, soft skill lebih utama untuk diajarkan pada anak didik. “Sehingga saat menjadi entrepreneur ataupun ketemu orang baru di dunia industry akan terbiasa berkomunikasi dengan baik,” ujar Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud itu.

Dirjen Pendidikan Vokasi Wikan Sakarinto (kanan nomor 2) saat sharing dengan seorang guru SMK Negeri 2 Yogyakarta. (Foto: istimewa)

Lanjut Wikan mengatakan, bapak ibu guru pengajar SMK harus bisa narsis dan bangga untuk menyakinkan para siswa, bahwa tidak salah untuk memilih SMK sebagai sekolah lanjutan dari SMP. “Posting semua agenda kegiatan sekolah, undang wartawan dan kabarkan prestasi-prestasi siswa agar industri-industri tetap percaya dengan kualitas output dari SMK,” tegas Wikan. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here