Home Pariwisata Dinas Pariwisata DIY Monitor Antisipasi Covid-19 di Obwis Nglanggran dan Lintangsewu

Dinas Pariwisata DIY Monitor Antisipasi Covid-19 di Obwis Nglanggran dan Lintangsewu

438
0
Dinas Pariwisata DIY melakukan kunjungan monitoring tentang peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi Corona Disease (Covid-19), Sabtu (7/3/2020). Foto: Istimewa.

BERNASNEWS.COM — Dinas Pariwisata DIY melakukan kunjungan monitoring di beberapa destinasi wisata dalam rangka menindaklanjuti instruksi Gubernur DIY tentang peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi Corona Disease (Covid-19), Sabtu (7/3/2020), di Obyek Wisata Nglanggran, Gunungkidul dan Lintang Sewu, Desa Mangunan, Bantul, DIY.

“Dinas Pariwisata DIY selain telah melakukan rapat koordinasi (rakor), menerbitkan surat imbauan kepada intansi dan para stakeholder terkait. Juga monitoring langsung ke pintu-pintu masuk wisatawan ke Yogyakarta, Kamis (5/3/2020), di Bandara Adisucipto dan Stasiun Tugu. Kegiatan monitoring di pintu-pintu masuk dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata DIY, Bapak Singgih Raharjo, SH, Med,” beber Kasie Pemasaran Dinas Pariwisata DIY, Marlina Handayani, SPd, MM.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, SH, MEd (kiri) menyampaikan sebuah poster sosialisasi antisipasi virus Corona kepada pengelola Obyek Wisata Gunung Purba Nglanggran, Kabupaten Gunungkidul. (Foto: Istimewa)

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo, menjelaskan, melakukan kunjungan di pintu-pintu masuk kedatangan wisatawan dalam rangka untuk memastikan kesiapan dalam menerima kunjungan para wisatawan baik itu dari dalam dosmetik maupun luar negeri. Karena Bandara Adisucipto dan Stasiun Tugu merupakan pintu masuk bagi wisatawan untuk menuju ke Yogyakarta.

“Memastikan dalam hal ini, adalah sebagai tindak lanjut instruksi Bapak Gubernur DIY berkaitan dengan peningkatan kewapadaa penyebaran virus Corona,”jelas Singgih Raharjo.

Dalam kunjungan monitoring di Obyek Wisata Gunung Purba Nglanggran, Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo, SH, MEd dengan didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul dr. Dewi Irawaty, MKes, menyampaikan, bahwa Obyek Wisata Nglanggran telah melakukan antisipasi. Juga telah membudayakan hidup sehat, yaitu dengan menyediakan sabun cair di setiap titik tempat cuci tangan dan pintu masuk retribusi dibantu oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul dengan disediakan handsanitizer.

Pemasangan poster sosialsasi kewaspadaan risiko penularan virus Corona di obyek-obyek wisata DIY. (Foto: Istimewa)

“Hal ini menunjukkan bahwa pengelola Obyek Wisata Nglanggran sudah menyadari betapa pentingnya untuk hidup bersih dan menjadi salah satu tuntutan bagi tempat umum, tetap menjaga hygienis. Sehinga menjadikan masyarakat atau pengunjung nyaman,” terang Singgih Raharjo.

Singgih Raharjo juga berharap kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul untuk menindaklanjuti dengan mensosialisaikan budaya hidup bersih dan pelayanan seperti halnya Nglanggran pada beberapa obyek wisata lainnya.

Sementara itu, pada saat monitoring di Lintang Sewu, Mangunan, Bantul, Kepala Dinas Pariwisata DIY telah menyaksikan, bahwa mas Ipung selaku pengelola obyek wisata juga sudah melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Nglanggran.

“Kepala Dinas Pariwisata DIY didampingi Pak Sofyan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul berkesmpatan melakukan sosialisasi, serta pengarahan kepada para pelaku wisata dan Pokdarwis di Kabupaten Bantul, mengenai sikap yang betul dan langkah yang betul dalam menyikapi hal terkait virus Corona,” pungkas Marlina Handayani. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here