Home News De Britto : Berani Tidak Seragam Sedjak 1948

De Britto : Berani Tidak Seragam Sedjak 1948

731
0
Sebagian alumni SMA Kolese de Britto. Foto: Dok Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Tanggal 28 Oktober 2021 diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda yang ke-93. Sumpah Pemuda memiliki peran besar dalam sejarah perjuangan kelompok pemuda bangsa Indonesia. Peristiwa Sumpah Pemuda telah menumbuhkan kesadaran bahwa dalam keberagaman etnis, mereka tetaplah satu sebagai bangsa Indonesia.

Pada momentum peringatan Sumpah Pemuda yang ke-93, SMA Kolese De Britto mengajak merefleksikan semangat dan makna Sumpah Pemuda ala JB dalam talkshow bertajuk Berani Tidak Seragam Sedjak 1948. Seragam bukan hanya diartikan sebatas pakaian, namun terkait latar belakang yang beranekaragam.

Pada tahun ajaran 2021/2022 jumlah siswa di SMA Kolese De Britto adalah 851 dengan 75 siswa atau 8,81 persen berasal dari Kabupaten Sleman, 357 siswa atau 41,95 persen berasal dari DIY selain Sleman, dan sebanyak 419 siswa atau 49,24 persen berasal dari luar DIY.

Tentu saja dengan beranekaragamnya asal siswa baru tersebut berdampak pada segala macam perbedaan identitas di dalamnya. Jika diidentifikasi maka akan muncul perbedaan dari segi agama, bahasa, etnis, ras, perilaku, kebiasaan, latar belakang ekonomi, latar belakang tingkat intelektualitas, dan lain-lain.

SMA Kolese De Britto berusaha menjangkau orang-orang muda di seluruh pelosok nusantara dengan beragam budaya dan latar belakang sehingga spirit keberagaman tetap dipegang teguh. Keberagaman menjadi bagian hidup keseharian di SMA Kolese De Britto. Hasil proses pendidikan kebebasan dalam keberagaman yang terwujud dalam berupa bentuk seperti sikap inklusivitas, toleran, cinta damai, kasih, ramah, dan sebagainya menjadi modal perekat dalam lingkungan De Britto. SMA Kolese De britto secara konsisten mendorong  anggota komuntias untuk berani memprakarsai terwujudnya inklusivitas, toleransi di tengah keberagaman masyarakat.

Talkshow bertajuk Berani Tidak Seragam Sedjak 1948 akan diselenggarakan via zoom meeting pada hari Kamis, 28 Oktober 2021 pkl 19.00-20.30 WIB menghadirkan sebagai narasumber Bapak Rahman Hidajat (orangtua 3 alumni JB), Bapak Thoni Chandra (alumni JB 2002), Bapak Drs B Widi Nugroho M.Ed (alumni JB 1987 sekaligus guru JB), Saudara Diospyros Pieter Raphael Suitela (siswa kelas XII JB), dan Ibu Dr Poerwanti Hadi Pratiwi M.Si (Dosen Pendidikan Sosiologi FIS UNY).

Talkshow “Berani Tidak Seragam Sedjak 1948” dapat diikuti melalui link zoom: https://bit.ly/beranitidakseragam. Sampai jumpa! (HJ Sriyanto, Humas De Britto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here