Home Ekonomi Danais Antisipasi Dampak Ekonomi Akibat Pandemi Corona

Danais Antisipasi Dampak Ekonomi Akibat Pandemi Corona

191
0
Wakil Ketua Komisi B yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY RB Dwi Wahyu B SPd MSi. Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Pandemi virus Corona atau Corona Virus Disease (Covid-19) telah berdampak pada sektor perekonomian rakyat, baik langsung maupun tidak langsung. Untuk itu, pemerintah daerah perlu menyiapkan strategi kebijakan yang terukur untuk melindungi perekonomian rakyat.

“Upaya pencegahan dan penanganan penyebaran virus Corona memang harus tetap menjadi prioritas sekarang ini. Di samping itu, melindungi dan menjamin perekonomian warga juga tak kalah penting,” kata RB Dwi Wahyu B SPd MSi, Pimpinan Komisi B DRPD DIY, Selasa (24/3/2020).

Menurut Dwi, anjuran untuk beraktivitas di rumah dan menjaga jarak fisik merupakan upaya untuk memutus rantai penyebaran virus Corona. Di sisi lain, kondisi tersebut berdampak pada perekonomian Yogyakarta yang bertumpu pada UKM dan sektor informal lainnya. Di sinilah, pemerintah daerah harus segera menyiapkan kebijakan yang menjamin kebutuhan masyarakat di saat terjadi bencana wabah ini.

“Dampak tentu akan sangat dirasakan oleh para pekerja informal dan sektor UKM. Sementara kebutuhan harian harus tetap dipenuhi. Apalagi pendapatan masyarakat berkurang, sementara kebutuhan harian dan bulanan tetap menjadi tanggungan,” terang Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY ini.

Dwi juga mendorong eksekutif untuk mempunyai terobosan kebijakan guna menjamin perekonomian warga di tengah bencana wabah Corona. Misalnya, kemungkinan Dana Istimewa (Danais) dialokasikan untuk mengatasi dampak Corona dari sisi perekonomian warga.

Menurut Dwi, penggunaan Danais tidak bisa sembarangan. Untuk itu, penting bagi pemerintah daerah segera melakukan konsultasi kepada pemerintah pusat, BPK, KPK dan lembaga hukum lainnya. “Dalam situasi bencana wabah seperti sekarang ini, kita tidak bisa hanya bicara regulasi normatif. Keselamatan dan kesejahteraan warga harus didahulukan,” ujarnya.

Dwi menambahkan, DPRD DIY mendukung penuh kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupa relaksasi atau kelonggaran pembayaran cicilan bagi pelaku usaha, UKM dan UMKM sampai satu tahun ke depan.

“Akhirnya aspirasi kita disambut positif oleh Presiden dengan adanya kebijakan penundaan cicilan dan penurunan suku bunga kredit perbankan maupun industri keuangan non bank hingga 1 tahun ke depan,” ujar Dwi. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here