Home Ekonomi Dagangan Diborong Sandiaga Uno, Pelaku UMKM Menangis Haru

Dagangan Diborong Sandiaga Uno, Pelaku UMKM Menangis Haru

61
0
Sandiaga Uno borong keripik sayur produksi dari UMKM Kelompok Tani di Desa Wisata Dewi Sambi Tebing Breksi dan mempromosikan langsung lewat akun instagram miliknya, Jumat (9/10/2021). Foto: Istimewa

BERNASNEWS.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf/Baparekraf RI) Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke Desa Wisata Dewi Sambi Tebing Breksi, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Jumat (8/10/2021).

Ia mengapresiasi hasil inovasi pelaku UMKM, seperti suvenir dan keripik dari bahan sayur-mayur. Menurut Sandiaga Uno, suvenir merupakan produk penting yang harus ada di tempat wisata, namun suvenir yang dijual harus berkualitas.

Ia pun mengapresiasi inovasi produk dari kelompok tani di Desa Wisata Dewi Sambi Tebing Breksi, termasuk membuat cemilan berupa keripik. Mereka membuat cemilan berupa keripik yang cukup unik karena berasal dari bermacam sayuran yang belum pernah ada yang produksi produk sejenis. Dan ini menjadi alternatif cemilan sehat yang selama pandemi banyak dijadikan pengganti cemilan yang dinilai kurang sehat.

Sandiaga Uno melihat produk UMKM Kelompok Tani di Desa Wisata Dewi Sambi Tebing Breksi dan mempromosikan langsung lewat akun instagram miliknya, Jumat (9/10/2021). Foto: Istimewa

“Inovasi itu perlu sehingga bisa mengembangkan kualitas produk dan inovasi juga membuat produk tidak ketinggalan zaman,” kata Sandiaga Uno d isela kunjungan di Desa Wisata Dewi Sambi Tebing Breksi, Sambirejo, Prambanan, Sleman, Jumat (8/10/2021).

Sandiaga mengapresiasi Kelompok Tani Desa Wisata Dewi Sambi yang membuat keripik dari berbagai jenis sayuran. Karena selain menyehatkan, produk tersebut merupakan hasil inovasi dan kreatifitas yang bisa dikembangkan terus menerus.

(Baca juga: Sandiaga Uno: Kegiatan Pelestarian Budaya Bisa Membuka Lapangan Kerja)

Sementara Aan selaku Perwakilan Kelompok Tani Desa Wisata Dewi Sambi mengatakan, usaha tersebut mampu membuka lapangan pekerjaan yang luas, karena melibatkan seluruh proses bertanam sayuran hingga menjadi produk cemilan keripik sehat. Hal ini juga untuk memberdayakan dan melibatkan banyak masyarakat sehingga sumber daya manusia (SDM) di Desa Wisata Dewi Sambi menjadi produktif dan harapannya pendapatan masyarakat bertambah.

Sandiaga Uno mempromosikan langsung produk UMKM Kelompok Tani di Desa Wisata Dewi Sambi Tebing Breksi lewat akun instagram miliknya, Jumat (9/10/2021). Foto: Istimewa

Menurut Aan, selain membuka pertanian, segala keperluan alat bertani juga bisa membuka lapangan pekerjaan. Sebagai contoh, masyarakat yang tidak bertani bisa membuat pupuk yang dibutuhkan oleh para petani. “Di sini ibu-ibu juga dilatih oleh Dinas Pertanian untuk menanam pohon,” kata Aan dalam rilis yang diterima Bernasnews.com, Sabtu (9/10/2021).

Aan menyebutkan, di era revolusi industri 4.0 ini, pihaknya berkomitmen untuk menjalin kerja sama dalam hal pengembangan industri pariwisata Kota Yogyakarta melalui pemanfaatan teknologi digital. Sementara Sandi menambahkan bahwa dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, pembelian secara online memang disarankan dan lebih efektif. Pada saat itu, Sandi secara spontan langsung mempromosikan dagangan keripik sayur yang dijajakan melalui story di akun instagram miliknya. “Ini saya bantu promosikan ya, saya tag IG kelompok taninya,” kata Sandi.

Dengan inovasi ini, menurut Aan, sebenarnya pasarnya cukup baik karena keripik sayur telah menjadi cemilan sehat yang mulai banyak peminatnya. Namun, karena kondisi mereka di desa maka cakupan pasar marketing atau penjualannya kurang luas. Sehingga, dia meminta kepada Mas Menteri untuk bisa membantu pemasarannya.

“Kalau bisa diendorse Mas Menteri di IG Mas Menteri karena saya yakin bisa meningkatkan penjualan produk kami,” katanya. 

Pada kesempatan itu, Aan pun curhat bahwa sebelum pandemi Covid-19, UMKM keripik dari olahan sayur mayur seperti singkong, pare, oyong, seledri, kemangi, wortel, terong dan jamur bisa laku sebanyak 500 kg. Namun, sejak pandemi hanya 200 kg sebulan.

“Tapi kami tetap bersyukur. Maka dari itu, kami minta dikenalkan lagi sama Mas Menteri melalui IG beliau biar omzet kami bisa naik lagi,” katanya.

Selain itu, dengan didatangi Menteri, membuat Aan sumringah. Menurut dia, Sandiaga Uno orangnya memasyarakat terutama di dunia pariwisata. “Apalagi di masa pandemi Covid-19 sekarang ini. Ia memberikan support yang sangat besar terhadap dunia pariwisata dan tiap program yang dibuat langsung bersentuhan dengan masyarakat,” katanya.

Aan tak sanggup menahan tangis haru, matanya berkaca-kaca lalu menitikan air mata, saat keripik sayuran dagangannya seketika ludes habis diborong Mas Menteri Sandiaga Uno. (*/lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here