Home Pendidikan Calon Peserta Didik Baru SMA Bosa Sudah Hampir Memenuhi Kapasitas Kursi

Calon Peserta Didik Baru SMA Bosa Sudah Hampir Memenuhi Kapasitas Kursi

169
0
Kampus SMA Bopkri I Yogyakarta di Jalan Wardhani Nomor 2 Kotabaru Yogyakarta. Foto : Dok Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMA BOPKRI I (Bosa) Yogyakarta tahun pelajaran 2021-2022 memasuki gelombang terakhir hingga 3 Juli 2021. Sementara sampai sampai saat ini jumlah pendaftar sudah masuk 220 siswa baru atau hampir memenuhi kapasitas 280 siswa baru.

“SMA Bosa masih memberi kesempatan kepada calon siswa baru untuk mendaftar pada gelombang terakhir hingga 3 Juli 2021. Dengan kapasitas 280 kursi, sampai sekarang sudah masuk 220 siswa baru,” kata Sartana, Kepala SMA BOPKRI I Yogyakarta, ketika dihubungi Bernasnews.com pada Kamis, 17 Juni 2021.

Menurut Sartana, masyarakat harus mencermati beberapa hal dalam memilih sekolah di masa pandemi. Pertama, diskusikan keinginan anak dan orangtua. Orangtua perlu tahu bahwa anak akan merasa sangat bangga ketika diajak berdiskusi mengenai hal yang penting bagi masa depan kehidupannya. “Jika ada perbedaan pilihan diskusikan dengan baik dan siap bertanggungjawab akan keputusan-keputusan yang diambil,” kata Sartana.

Sartana MPd. Foto : Dok Pribadi

Kedua, menurut Sartana, memilih sekolah dengan beragam program unggulan dan kurikulum sekolah. Dikatakan, sekolah dengan beragam program akan memberikan banyak pilihan kepada anak untuk memilih yang sesuai dengan bakat dan minatnya masing-masing. Sementra kurikulum yang tepat akan membantu menumbuhkembangkan potensi anak secara terukur.

Ketiga, prestasi di bidang akademik dan non akademik. Menurut Sartana, sekarang sudah bukan zamannya academic minded. Prestasi akademik memang penting tapi bukan segalanya. “Sekolah yang mendukung peserta didiknya untuk berprestasi di berbagai bidang akan memberikan pengalaman berharga kepada anak dalam menentukan menemukan jati dirinya,” kata Sartana.

Keempat, kesiapan guru dan teknologi pendukung. Di masa pandemi seperti sekarang, guru harus siap mengajar serta mendidik secara daring maupun luring. Sekolah dengan guru yang kreatif dan didukung teknologi terkini akan mampu melaksanakan pembelajaran yang efektif dan menyenangkan baik secara tatap muka maupun jarak jauh.

Dan kelima, keamanan dan kenyamanan saat berada di sekolah. Menurut Sartana, sebagai rumah kedua bagi anak, sekolah yang baik harus selalu mengupayakan terciptanya suasana yang kondusif. Selain memberikan fasilitas yang lengkap, sekolah juga harus ikut menjaga pergaulan dan pertemanan anak yang sehat, menyediakan guru yang selalu siap membimbing serta selalu menjalin kerjasama dan komunikasi secara terbuka dengan orangtua. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here