Tuesday, June 28, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsBupati Sleman Buka Festival Gelar Produk KWT: Minggir dan Moyudan merupakan Lumbung...

Bupati Sleman Buka Festival Gelar Produk KWT: Minggir dan Moyudan merupakan Lumbung Pangan

bernasnews.com — Sektor pertanian masih menjadi sektor unggulan di Kabupaten Sleman terlebih di wilayah Minggir dan Moyudan yang merupakan wilayah lahan pertanian sebagai lumbung pangan di Kabupaten Sleman. Demikian diungkapkan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, dalam acara pembukaan Festival Gelar Produk Kelompok Wanita Tani (KWT), Minggu (5/6/2022).

Festival Gelar Produk KWT ini merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh KWT Minggir dan Moyudan dengan melibatkan 60 anggota KWT untuk menampilkan serta memasarkan produk olahan makanan, diselenggarakan di Desa Wisata Wana Rahayu, Kecamatan (Kapanewon) Moyudan, Kabupaten Sleman, DIY.

“Kegiatan ini sebagai ajang untuk menampilkan dan mengenalkan potensi-potensi olahan yang dihasilkan Kelompok Wanita Tani khususnya di wilayah Minggir dan Moyudan,” kata bupati wanita pertama di Kabupaten Sleman.

Menurut Kustini, sektor pertanian masih menjadi sektor unggulan di Kabupaten Sleman terlebih di wilayah Minggir dan Moyudan yang merupakan wilayah lahan pertanian sebagai lumbung pangan di Kabupaten Sleman. Para petani memiliki peran penting dalam melakukan inovasi dengan mengolah berbagai hasil pertanian menjadi olahan yang bernilai ekonomi tinggi.

“Peningkatan nilai tambah pada produk pertanian, perikanan dan kehutanan dapat terwujud jika sumber daya manusia pengolah produk-produk tersebut memiliki kompetensi yang baik sehingga

diharapkan dengan bekal yang cukup, para kelompok tani mampu bersaing dalam pengolahan produk pertanian, yang memiliki nilai jual tinggi,” terang dia.

Inovasi yang perlu dilakukan oleh kelompok tani tidak hanya mengolah hasil pertanian saja, tetapi juga berinovasi dalam pemasarannya. “Kegiatan festival gelar  produk ini, menjadi salah satu contoh nyata inovasi yang dilakukan kelompok tani dalam memasarkan produknya,” tegas Kustini.

Selain festival gelar produk, dalam kegiatan tersebut juga diselenggarakan lomba olahan makanan dengan berbahan dasar ubi, diikuti oleh sebanyak 20 peserta yang berasal dari wilayah Minggir dan Moyudan, Kabupaten Sleman. (nun/ ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments