Home Ekonomi BUMN Dituntut Mempersiapkan Strategi Menghadapi Berbagai Risiko

BUMN Dituntut Mempersiapkan Strategi Menghadapi Berbagai Risiko

112
0
Webinar Series bertajuk Masa Depan BUMN Pasca pandemi yang digelar melalui melalui kanal Zoom dan ditayangkan untuk publik secara live melalui kanal Youtube FBE UII, Sabtu (10/10/2020). Foto : Repro YouTube

BERNASNEWS.COM – Sebagai salah satu fondasi dan penggerak kekuatan ekonomi nasional, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga tak terhindarkan dari dampak pandemi. Tak ayal, dalam waktu dekat ini BUMN dituntut mempersiapkan berbagai strategi dan skenario untuk menghadapi berbagai risiko yang mungkin terjadi di masa pandemi serta memikirkan rencana jangka panjang untuk pemulihan kinerja BUMN.

Dan dalam konteks bisnis dan ekonomi, situasi yang dihadapi dan strategi yang disiapkan oleh manajemen BUMN guna menyongsong pemulihan ekonomi perlu dikaji secara mendalam.

Hal itu disampaikan Wakil Dekan Bidang Sumber Daya FBE UII/Pimpinan Redaksi UII Business & Economic Insights Arief Rahman SE M.Com Ph.D terkait diadakannya Webinar Series bertajuk Masa Depan BUMN Pasca pandemi yang digelar melalui melalui kanal Zoom dan ditayangkan untuk publik secara live melalui kanal Youtube FBE UII, Sabtu (10/10/2020).

Webinar Series yang digelar melalui melalui kanal Zoom dan ditayangkan untuk publik secara live melalui kanal Youtube FBE UII, Sabtu (10/10/2020).

Webinar yang diikuti para akademisi, praktisi, mahasiswa maupun masyarakat luas itu menampilkan narasumber yakni Menteri BUMN Republik Indonesia Erick Tohir, Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Entus Asnawi Mukhson dan Managing Partner Havara Consulting (perusahaan konsultan di bidang manajemen) Ade Ahmad Rozi.

Pada kesempatan itu, Erick Thohir mengatakan bahwa saat ini BUMN telah menyusun strategi untuk berbenah dan bertumbuh pasca pandemi. Menurutnya, sikap positif merupakan modal utama untuk segera bangkit dalam memulihkan perekonomian Indonesia.

“Saya mengajak semua pihak untuk menghadapi pandemi dengan penuh harapan dan berusaha cermat untuk dapat terus bertahan dalam situasi ketidakpastian. Di saat yang sama, ia juga menekankan pentingnya optimisme bagi para pelaku usaha, pemerintah, ulama, tokoh masyarakat dan akademisi dalam membawa energi positif untuk melakukan pemulihan ekonomi,” kata Erick Tohir.

Dikatakan, pandemi Covid-19 sejak awal 2020 hingga kini telah memunculkan gelombang perubahan global yang besar dan drastis seiring dengan berbagai kebijakan yang dilakukan oleh masing-masing negara dalam melakukan mitigasi penyebaran wabah tersebut di wilayahnya.

Kontingensi sosial dan ekonomi, baik pada lingkup domestik maupun dampak dari situasi global di masa pandemi, memunculkan banyak spekulasi tentang masa depan perekonomian Tanah Air. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, nilai produk domestik bruto Indonesiapada kuartal II 2020 terkontraksi hingga 5,32 persen. Situasi ini menempatkan Indonesia pada ancaman resesi, sehingga realisasi kinerja perekonomian pada kuartal III pun akan menjadi pertaruhan.

“Sebagai bagian dari komitmen institusi untuk terus memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya pada sivitas akademika, Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) menyelenggarakan webinar tentang Masa Depan BUMN Pascapandemi,” kata Arief Rahman.

Webinar ini merupakan seri perdana yang membuka seri-seri webinar berikutnya dengan topik situasi ekonomi dan bisnis terkini. Seri webinar Meet the Leaders ini merupakan program rintisan yang dirancang oleh FBE UII guna menjadi ruang diskusi dan penyaluran gagasan yang berlandaskan disiplin ilmiah namun dikemas dengan gaya komunikasi yang santai dan bernuansa milenial. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here