Home Pendidikan Buku “Anggrek Vanda untuk Bunda” Menyebar ke Berbagai Daerah

Buku “Anggrek Vanda untuk Bunda” Menyebar ke Berbagai Daerah

505
0
Penulis buku Anggrek Vanda untuk Bunda Drs Sutanto (kanan) menyerahkan buku karyanya kepada Kepala Madrasah Imam Syamroni, S.Pd, Rabu (22/7/2020). Foto: Istimewa

BERNASNEWS.COM – Buku Cerita Anak karya Guru Seni Budaya MTsN 6 Kulon Progo, Drs Sutanto, berjudul Anggrek Vanda untuk Bunda telah menyebar di berbagai daerah di DIY (Bantul, Kulon Progo, Gungkidul) dan Jawa Tengah (Purbalingga, Pemalang). Buku tersebut mendapat tanggapan positif dari para pembaca.

Launching buku yang berisi sepuluh cerita tersebut ditandai dengan penyerahan buku di perpustakaan Darul Ilmu dan diterima Kepala Madrasah Imam Syamroni SPd, Rabu (22/7/2020).

Sutanto mengaku puas, karena buku pertamanya dapat diterima oleh masyarakat, khususnya di lingkup pendidikan. Sudah lama ia punya keinginan untuk menulis buku dan bisa diterbitkan, setelah bergabung di Komunitas Yuk Menulis (KYM) Klaten pimpinan Vitriya Mardiyati. Dia bisa mewujudkan mimpi menghasilkan buku cerita solo. “Alhamdulillah, dengan ikut KYM akhirnya saya menerbitkan buku cernak yang keren,” kata Sutanto dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, Rabu (23/7/2020).

Kepala SDN Girisekar Panggang Gunungkidul Tri Kundari SPd MPd. Foto : Istimewa 

Imam Syamroni merasa banggakarena salah satu guru di madrasahnya dapat menerbitkan karya tulis dalam bentuk buku. Tentunya hal ini akan menjadi hal positif yang akan mendorong guru lain melakukan hal serupa termasuk para siswa.

Secara terpisah, Founder KYM Vitriya Mardiyati mengungkapkan, komunitasnya memfasilitasi anggotanya mulai dari proses penulisan, editing, pembuatan cover, pembuatan ISBN sampai dicetak. “Tahapan tersebut memerlukan waktu minimal dua bulan. Dua minggu proses pembuatan naskah dan editing, pembuatan cover sekitar 6 hari, pengajuan ISBN sekitar 10 hari. Dan proses cetak bisa sampai sebulan menyesuaikan pihak penerbit,” imbuhnya.

Kepala SD Putren Pleret Bantul, Salimah S.Sn merasa terkesan dengan buku karya Sutanto. ”Dalam cerita Anggrek Vanda untuk Bunda, saya terharu. Terbayang tokoh Rahma kecil yang berhati mulia. Saya tahu, tokoh ceritanya diilhami puteri penulis yang sudah menghadap Yang Kuasa,” kata Salimah.

Kepala SD Putren Pleret Bantul, Salimah S.Sn. Foto : Istimewa

Menurut Guru SMP N 1 Bukateja Purbalingga Tri Handayani SPd, cerita karya Sutanto sangat menginpirasi anak-anak untuk selalu berbuat kebaikan. “Isi cerita simpel dan menarik, bahasa mudah dipahami, sangat familier dengan lingkungan alam, sangat bagus dikonsumsi anak-anak, remaja bahkan orangtua,” imbuhnya.

Kepala SDN Girisekar Panggang Gunungkidul Tri Kundari SPd MPd sangat terkesan dengan buku cernak tersebut, karena isinya dapat menumbuhkan dan mengembangkan karakter anak.

Pengadministrasi Persuratan Kemenag Kulon Progo Prihono membeli buku cernak sebagai hadiah ulang tahun ke-8 puterinya. “Kebetulan puteri saya suka membaca, menjelang ulang tahun dia minta kado, saya tawari hadiah buku dan dia mau. Jadi langsung saja saya belikan buku cerita anak,” katanya.

Guru SMP N 1 Bukateja Purbalingga Tri Handayani SPd bersama buah hatinya. Foto : Istimewa

Guru SDN Paliyan V, Paliyan, Gunungkidul, Suwarjono merasa senang dapat memiliki buku karya sahabatnya sekelas di waktu SPG. “Ceritanya bagus, cocok untuk murid saya di sekolah dasar.

Buku tersebut berisi 10 tulisan yakni Anggrek Vanda untuk Bunda, Buah Kejujuran, Sajadah dari Kakek, Peluit Kak Pandu, Ayahku Seorang Dalang, Pak Dokter Membuatku Tidak Minder, Jembatan Goyang, Ayam Nenek Jadi TV, Pisang Goreng Bebas Corona dan Sampah Jadi Berkah. (lip)

   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here