Home News BPD PHRI DIY Minta Masyarakat Bersatu Melawan Virus Corona

BPD PHRI DIY Minta Masyarakat Bersatu Melawan Virus Corona

323
0
Para pengurus BPD PHRI DIY saat menggelar jumpa pers di Hotel Grand Mercure Yogyakarta, Selasa (17/3/2020). Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (BPD PHRI) DIY meminta seluruh kabupaten/kota di DIY untuk dapat menggerakkan masyarakat agar senatiasa menjaga hidup sehat, misalnya selalu menjaga kebersihan tangan dengan menggunakan sabun biasa atau tisu basah, sebab produk pencuci tangan (hand sanitizer) hanya akan menghalau bakteri, namun bukan virus.

Selain itu, pemda bersama masyarakat harus saling bahu-membahu untuk menyelamatkan dan menangani yang sakit serta menjaga yang sehat agar jangan sampai sakit. “Masyarakat bukan hanya merupakan obyek, namun juga bisa berperan sebagai subyek yang turut aktif mencegah penyebaran virus,” kata Ketua BPD PHRI DIY Dedy Pranowo Eryono dalam jumpan pers di Hotel Grand Mercure Yogyakarta, Selasa (17/3/2020).

Dedy Pranowo Eryono bersama Sekretaris HermanTony dan Pengurus BPD PHRI DIY lainnya menggelar jumpa pers, Selasa (17/3/2020) untuk menyampaikan pernyataan sikap terkait virus Corona dan dampaknya terhadap dunia pariwisata di DIY.

Menurut Dedy Pranowo, BPD PHRI DIY nenggaribawahi imbauan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam rapat koordinasi yang dilakukan Senin (14/3/2020). BPB PHRI DIY menggarisbawahi salah satu poin yang disampaikan Gubernur DIY dalam rapat tersebut yakni “Antisipasi dan Kegiatan Preventif” yang mesti diperhatikan dan dilaksanakan oleh seluruh warga.

Menurut BPD PHRI DIY lima poin imbauan GubernurDIY harus sungguh-sungguh dilaksanakan dan diterapkan oleh pemerintah daerah se-DIY. Dan BPD PHRI mendesak pemerintah untuk menggerakkan seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan dan menjaga Yogyakarta aman dikunjungi wisatawan. “Jogja dinyatakan aman dikunjungi tidak otomatis diartikan sebagai ajakan berkunjung ke Yogyakarta,” kata Dedy Pranowo.

Dikatakan, upaya mewujudkan dan menjaga Yogyakarta aman dikunjungi tersebut perlu ditunjukkan dengan aksi konkrit melaksanakan SOP Pencegahan Corvid-19 secara konsisten dari hulu hingga hilir. Misalnya, saat tamu memasuki tempat-tempat wisata dan fasilitas wisata seperti hotel, restoran dan lain-lain hingga tamu bersangkutan meninggalkan tempat-tempat tersebut dilaksanakan pencegahan Corvid-19 seperti melakukan cuci tangan dengan sanitizer di tempat cuci tangan umum, melaksanakan penyemprotan disinfektan dan lain-lain.

BPD PHRI juga mendesak pemerintah daerah untuk memberikan insentif berupa keringanan pajak Hotel & Restoran selama 6 bulan ke depan. “Kami juga mendorong pemerintah pusat/ daerah untuk segera membuat kebijakan contingency plan untuk antisipasi kondisi terburuk akibat wabah Covid-19 di DIY,” kata Dedy Pranowo.

Pihaknya juga meminta untuk memonitor ketersediaan bahan kebutuhan kesehatan seperti sanitizer ,masker dan sejenisnya serta ketersediaan kebutuhan pokok seperti sembako, bumbu, dan lain-lain. Dan mengendalikan harga bahan kebutuhan kesehatan dan kebutuhan pokok tersebut. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here