Home Olahraga BNB Cycling Club Yogyakarta, Nggowes dan Pemulihan Ekonomi

BNB Cycling Club Yogyakarta, Nggowes dan Pemulihan Ekonomi

394
0
Anggota BNB Cycling Club peserta event Bersepeda Normal Baru (BNB) #18 foto bersama di Pantai Indrayanti, Minggu (28/3/2021). Foto: Kiriman Y. Sri Susilo.

BERNASNEWS.COM — Pandemi Covid-19 menyebabkan kegiatan ekonomi mengalami penurunan yang signifikan. Hal tersebut disebabkan adanya pembatasan dan pengurangan mobilitas dari faktor-faktor produksi. Pelaku ekonomi, baik konsumen dan produsen, juga mengurangi mobilitas yang ujungnya berdampak penurunan konmsumsi dan produksi.

Sejumlah kebijakan stimulus telah dikeluarkan oleh Pemerintah, Bank Indonesia dan OJJK untuk mendorong proses pemulihan ekonomi. Sejumlah aktivitas ekonomi mulai dibuka secara bertahap dengan tujuan roda perekonomian dapat berputar lebih cepat.

“Berputarnya roda ekonomi tersebut diharapkan menjadi lebih cepat dengan dijalankan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan (prokes 5M),” ungkap Y. Sri Susilo selaku koordinator BNB Cycling Club dalam rilis yang dikirim ke Bernasnews.com, Senin (29/3/2021).

Dikatakan, untuk mendukung proses pemulihan ekonomi, BNB Cycling Club secara terbatas menyelenggarakan event Bersepeda Normal Baru (BNB) #18 pada hari Minggu (28/03/2021). Menempuh jarak 10 km, dimulai dari Pantai Kukup dan berakhir di Pantai Indrayanti, Kabupaten Gunungkidul. Event tersebut diikuti oleh 15 penggowes dengan pertimbangan prokes.

Penggowes dalam event tersebut diantaranya Kepala Bank Indonesia (BI) DIY Hilman Tisnawan,  Kepala OJK DIY Jimmy Parjiman, Dirut Bank BPD DIY Santosa Rohmad, Wakil Ketua ISEI Cabang Yogyakarta Amirullah Setya Hardi dan Wakil Ketua KAFEGAMA DIY Rudy Badrudin. “Sebagaimana telah diketahui diketahui, penggagas BNB Cycling Club adalah BI DIY, OJK DIY, BPD DIY, ISEI Yogyakarta dan KAFEGAMA DIY,” ucap Y. Sri Susilo.

Para peserta Bersepeda Normal Baru (BNB) #18 foto bersama di depan Gedung Bank Indonesia (BI) Perwakilan DIY, Minggu (28/3/2021). Foto: Kiriman Y. Sri Susilo.

Kepala BI DIY Hilman Tisnawan mengatakan, event bersepeda dalam kelompok kecil dan tetap menerapkan prokes dapat berkontribusi dalam mendorong pemulihan ekonomi khususnya industri pariwisata. Sementara kelompok bersepeda di DIY jumlahnya puluhan ribu. “Hal tersebut mempunyai potensi yang besar sebagai variabel untuk mendorong pemulihan ekonomi. Mereka dapat nggowes dari tempat wisata dan atau berakhir di lokasi wisata,” terang Hilman.

Pendapat Hilman tersebut didukung Kepala OJK DIY Jimmy Parjiman yang menjelaskan, bahwa OJK DIY juga mendukung pemulihan ekonomi di sektor riil termasuk industri pariwisata. “Kebijakan stimulus perbankan, termasuk restrukturisasi kredit, yang dijalankan selama Pandemi Covid-19 secara bertahap mampu mengerakkan kembali sektor riil,” tegas Jimmy.

Hal yang senada juga disampaikan oleh Dirut Bank BPD DIY Santosa Rohmad yang menjelaskan, Bank BPD DIY selama pandemi Covid-19 telah dan akan tetap mendorong pemulihan ekonomi melalui kebijakan stimulus perbankan. Percepatan digitalisasi pembayaran bagi UMKM juga dilakukan oleh Bank BPD DIY melalui program QRIS Ultimate Automated Transaction (QUAT). “Dengan QUAT pelaku UMKM dapat lebih mudah, cepat, tepat dan aman dalam bertransaksi dengan pembeli/ pelanggan,” ujar Santosa.

Koordinator BNB Cycling Club Y. Sri Susilo menambahkan, bahwa event BNB #18 ini sebagai host Kantor Perwakilan BI DIY. Event BNB dengan dukungan BI DIY, OJK DIY, BPD DIY dan pihak yang lain akan dilaksanakan dengan peserta terbatas dan mengambil start/f inish di lokasi wisata. “Mereka sudah berkomitmen dan merealisasikan secara terjadwal rutin 2 minggu sekali,” imbuh dosen humble itu. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here