Tuesday, June 28, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeOpiniBila Lansia Naik Kereta Api Prameks Yogyakarta – Jenar

Bila Lansia Naik Kereta Api Prameks Yogyakarta – Jenar

bernasnews.com – Naik kereta api, tut-tut-tut/ Siapa hendak turut?/ Ke Bandung, Surabaya/Bolehlah naik dengan percuma/ Ayo kawanku lekas naik/ Keretaku tak berhenti lama.

Penggalan lagu Naik Kereta Api itu sungguh sangat terkenal bagi kita semua. Siapa yang tidak mengenal lagu itu dan menyanyikannya, meski mungkin hanya paragraf pertama? Tapi kalau anak-anak (era dulu) pasti dapat menyanyikannya secara utuh.

Atau siapa anak-anak bangsa di negeri ini yang belum pernah melihat dan naik kereta api (KA)? Semoga berkat kemajuan zaman dan keberhasilan pembangunan nasional, semua anak kita pernah merasakan asyiknya naik KA.

Bagaimana dengan orang-orang dewasa dan bahkan lanjut usia (lansia)?  Naik KA itu tetap asyik. Apalagi bagi mereka yang dulu pernah naik KA tenaga mesin uap berbahan baku batubara, kayu dan minyak,  kemudian dengan diesel, listrik dan daya magnet.

Ketika kita naik kereta rel listrik (KRL), terasa begitu nyaman. Apalagi dibandingkan dengan masa silam ketika penumpang masih berdesak-desak di dalam gerbong (suk-sukan, Bahasa Jawa), kini terasa nyaman. Juga  ketika aneka penjual makanan, minuman dan barang lain masuk ke dalam kawasan stasiun dan gerbong, kini tidak ada lagi. Juga ketika dulu sebagian kawasan stasiun kurang bersih, kini semuanya sudah bersih dan tertata rapi.

Masih ada lagi pelayanan prima yang diberikan Kereta Api Indonesia (KAI) yakni dari sisi pemesanan tiket, pelayanan di stasiun maupun di dalam perjalanan KA, tepat waktu perjalanan berangkat-tujuan, sampai soal harga.Tentang harga ini, ada tiket yang murah sekali lho? Yakni KA Prameks Yogyakarta – Kutoarjo yang hanya Rp 8.000. Harga ini, sebagaimana tertulis di tiket, dapat subsidi PSO dari Pemerintah.

Saat KA Prameks menurunkan penumpang di stasiun Jenar, menuju Kutoarjo, Rabu (25/5/2022). Foto : Anto Margono

Selama ini, kami sebagai warga lanjut usia (lansia) sudah mendengar infomasi bahwa KRL Yogyakarta – Solo diresmikan Presiden Joko Widodo, di Stasiun Tugu Yogyakarta, 1 Maret 2021. Ini merupakan penanda awal layanan transportasi massal yang ramah lingkungan. Namun merasakan sendiri sensasi dan kenyamanan naik Prameks jurusan Kutoarjo dan berhenti di stasiun Jenar, baru kami alami pada 25 Mei 2022 untuk keperluan keluarga.

Bila dikaitkan dengan momentum Hari Lansia 29 Mei, pengalaman (perdana) saya dan isteri naik Prameks seperti “mengkado diri sendiri” dengan naik transportasi rakyat yang nyaman dan murah itu. Harap maklum pula, kami sempat bertanya empat kali kepada beberapa orang berbeda demi kepastian naik kereta sesuai tujuan. Soalnya, arah loko KA Prameks berbeda dengan arah tujuan.

Bagi mereka yang sudah biasa naik KA ini, terlihat tanpa ragu dan bertanya ini dan itu, langsung duduk dengan tenang. Mengingat hal ini, kami tertawa sendiri dan jadi “guyonan” anak cucu di Purworejo.

Bila kita menggunakan KA Access, maka akan ada info-proses : local train, pilih jadwal, pilih kereta, konfirmasi pemesanan, konfirmasi, detail pembayaran dan berhasil. “Untungnya” kami tidak perlu menjalani proses itu karena sudah dibelikan secara online oleh anak kami yang mengundang orangtuanya sebagai “asisten ajudan” cucu karena mereka tugas kantor bersama.     

Demikianlah pengalaman kecil lansia di Yogyakarta saat naik Prameks menuju stasiun Jenar.  Tidak lupa kami sampaikan salam Lunamaya, singkatan dari Lanjut Usia Namun Masih Gaya. (Anto Margono, kakek dari Mikha, Nathan dan Hazel)   

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments