Home News Berwisata ke Pantai Menganti Kebumen, Dua Warga Sleman Terseret Ombak

Berwisata ke Pantai Menganti Kebumen, Dua Warga Sleman Terseret Ombak

240
0
Sebagian petugas terlihat di tepi Pantai Menganti Kebumen untuk melakukan pencarian korbn. Foto : PUSDALOPS PB BPBD KEBUMEN

BERNASNEWS.COM -Dua warga Sleman yang merupakan ayah dan anak terseret ombak saat berwisata ke Pantai Menganti, Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah pada hari Minggu, 30 Mei 2021 pukul 09.15 WIB.

Kedua korban adalah Alan Fajar Mutaqien, seorang guru berusia 32 tahun dan anaknya Tsaqif Zahid Zindagi yang baru berusia 3 tahun, keduanya warga Meijin wetan Rt 10/5 Ambar Ketawang Gamping Sleman. Korban Alan Fajar Mutaqien sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sementara putranya masih dalam proses pencarian.

Dalam laporan perkembangan kecelakaan laut yang PUSDALOPS PB BPBD KEBUMEN yng dishare Dimaz Alief Permana di grup Facebook Info Cegatan Jogja (ICJ) dan dikutip Bernasnews.com, Minggu (30/5/2021), menyebutkan bahwa pada hari Minggu, 30 Mei 2021 pukul 09.15 WIB terjadi kecelakaan laut di Pantai Menganti Ds Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen.

Dikatakan, kedua korban adalah wisatawan yag berkunjung ke pantai Manganti pada hari minggu, 30 Mei 2021. Menurut informasi warga, korban yang sedang selfi di pinggir karang bata/dekat spot jembatan merah dengan menggendong anaknya terkena ombak besar yang tiba-tiba datang dan menyeret kedua korban.

Peristiwa itu pun dilaporkan kepada pihak terkait, yakni Polsek Ayah, Pos Al Ayah, Koramil Ayah, BPBD dan Basarnas Cilacap, yang kemudian melakukan pencarian dan upaya penyelamatan korban. Dari hasil pencarian, korban Alan Fajar Mutaqien sudah ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Sementara putranya, Tsaqif Zahid Zindagi, masih dalam pencarian.

Kejadian itu pun sudah dilporkan kepada Bupati Kebumen, Wakil Bupati Kebumen, Dandim 0709/Kebumen, Kapolres Kebumen, Kajari Kebumen, Sekda Kebumen, Assisten 1 Sekda Kebumen, Plt Kalak BPBD Kebumen dn Kabid Darlog BPBD Kebumen.

Sementara Achord Melody, seorang warganet yang mengaku sahabat Alan Fajar Mutaqien dan ikut melayat di rumah duka pada Minggu, 30 Mei 2021, mengatakan bahwa menurut informasi dari keluarga, korban tidak melkukn selfi, tapi sedang melihat-lihat dalam kondisi sewajarnya. Sebab di lokasi tersebut sudah jelas tertulis “sudah aman”.

Mohon maaf , saya baru saja ikut melayat , kebetulan orangtua dek tsaqif adalah sahabat saya .. info dari keluarga , terutama ortu ananda tsaqif meluruskan bahwa sanya adik dan anak nya (yang sama2 menjadi korban) tidak melakukan selfie, tapi sedang melihat2 dalam kondisi sewajarnya. Karena di lokasi tsb sudah jelas tertulis “zona aman”. Qodarullah,.. pagi itu tiba2 ada ombak besar . Kita doakan semoa husnul khatimah. Berkomentar yang positif. Ikut sama2 menguatkan hati yang membaca nya. Matur nuwun . *nb : ingat.. mereka tidak foto selfie,” tulis Acord Melody dalam kolom komentar postingan Dimaz Alief Permana. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here