Thursday, August 18, 2022
spot_img
spot_img
HomeNewsBersihkan Alkid Sumbu Filosofis Kraton Jogja, Paparasi dan Warga Sekitar Lakukan Kerjabakti

Bersihkan Alkid Sumbu Filosofis Kraton Jogja, Paparasi dan Warga Sekitar Lakukan Kerjabakti

BERNASNEWS.COM – Paguyuban Pelaku Pariwisata Alun-alun Kidul (Paparasi Alkid) dan dibantu warga sekitar Alun-alun Kidul yang terdiri dari Kampung Langenastran, Suryoputran dan Patehan, Kemantren Kraton, Yogyakarta selenggarakan kerja bakti selama dua hari, tanggal 22 – 23 Februari 2022.

Kegiatan kerja bakti tersebut sebagai bentuk menindaklanjuti surat edaran dari Kemantren Kraton, yang menyatakan bahwa kagungan nDalem Alun-alun Selatan atau Alkid sebagai salah satu bagian Kawasan Sumbu Filosofis Kraton Yogyakarta harus dijaga ketertiban, dan kebersihan.

Hal itu sesuai dengan hasil rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Mantri Pamong Praja Kraton Drs. Sumargandi, MSi dengan Ketua dan Pengurus Paguyuban para pelaku usaha pada hari Jumat, 28 Januari 2022. Membahas tentang Penataan Alun-alun Selatan, yang salah satunya dengan giat kerja bakti setiap hari Selasa Wage setiap bulannya atau selapan (35 hari) sekali.

Mantri Pamong Praja Kraton Drs. Sumargandi, MSi (baju batik) foto bersama dengan pengurus Paparasi Alkid dan perwakilan warga sekitar Alkid usai meninjau pelaksanaan kerja bakti Selasa Wagen, Selasa (22/2/2022). Foto: Kiriman Wiroseno.

“Sebenarnya warga sekitar Alkid sudah anyel (memendam) lama soal kebersihan, terlebih kotoran sampah berupa tusuk sate yang ada di lapangan juga dikritisi oleh nitezen di sebuah akun di facebook beberapa waktu lalu,” terang Wiroseno, warga sekitar Alkid, Rabu (23/2/2022).

Mengawali kerja bakti Selasa Wagen ini, lanjut Wiroseno, dilaksanakan selama dua hari. “Dari kemarin Selasa Wage (22/2), jam 16:00 WIB. Kemudian dilanjut pagi ini denagan dibantu oleh Pasukan Oranye dari DLH Kota Yogyakarta,” ujar Wiroseno, yang juga penggiat wisata setempat.

Kawasan kagungan nDalem Alun-alun Selatan (Alkid) Kraton Yogyakarta telah menjadi salah satu ikon wisatanya Jogja. Selain menjadi ruang terbuka untuk giat olah raga. Setiap harinya sekelilingnya terdapat lapak-lapak kuliner khas. Juga sore hingga malamnya muncul wahana mainan odhong-odhong berhiaskan lampu warna warni, egrang bambu, serta masangin yaitu permainan masuk di antara kedua ringin kurung dengan mata tertutup. (ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments