Home Olahraga Bersepeda Normal Baru #02: Edukasi dan Sosialisasi QRIS

Bersepeda Normal Baru #02: Edukasi dan Sosialisasi QRIS

497
0
Peserta even “Bersepada Normal Baru #02” dengan sub-tema “Bersepeda Peduli Pedagang Pasar” foto bersama usai finish di depan PASTY, Sabtu (13/6/2020). Foto: Dok. ISEI DIY.

BERNASNEWS.COM — Setelah sukses even “Bersepada Normal Baru #01”, Sabtu (6/6/2020) minggu lalu, dengan tuan rumah Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY. Dilanjutnya dengan even “Bersepada Normal Baru #02” dengan sub-tema “Bersepeda Peduli Pedagang Pasar”. Kali ini sebagai tuan rumah acara bersepeda sehat dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat adalah Bank BPD DIY.

“Kegiatan ini berlangsung atas kerjasama Bank BPD DIY, Kantor Perwakilan BI DIY, OJK DIY, Kafegama DIY dan ISEI Cabang Yogyakarta,” terang Sekretaris ISEI Cabang Yogyakarta/ Humas Kafegama DIY, Y. Sri Susilo di sela-sela kegiatan, Sabtu (13/6/2020).

Sebelum start dimulai para peserta Bersepeda Normal Baru#2 foto bersama di halaman Kantor Pusat Bank BPD DIY, Sabtu (13/6/2020). Foto: Dok. ISE DIY

Dimulai dari halaman Kantor Pusat Bank BPD DIY, Jalan Tentara Pelajar, Yogyakarta dan berakhir di Pendapa PASTY (Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta), Dongkelan, Yogyakarta. Rute bersepeda menelusuri kota Yogyakarta bagian Barat dan berakhir di wilayah Selatan. Rute berjarak 8 Km tersebut sengaja menghindari wilayah Tugu Pal Putih, Jl. Mangkubumi, Jl. Malioboro, dan Kawasan Titik Km 0 untuk menghindari keramaian di wilayah tersebut.

“Rute bersepeda normal ini sengaja berakhir di PASTY karena di tempat tersebut kami memberi bantuan kepada pedagang pasar,” ungkap Santosa Rohmad, Dirut Bank BPD DIY. Menurut Santosa Rohmad, bantuan yang diberikan antara lain hand sanitizer, masker, face shield, thermometer tembak, standing banner terkait dengan sosialisasi Pandemi Covid-19.

Kepala Perwakilan BI DIY Hilman Tisnawan mendukung sepenuhnya apa yang dilakukan oleh Bank BPD DIY yaitu, edukasi dan sosialisasi penggunaan pembayaran digital (QRIS) kepada pedagang PASTY. “Dalam jangka panjang diharapkan pembayaran digital sudah dilakukan dalam transaksi di pasar tradisional termasuk PASTY,” tegas Hilman Tisnawan.

Kepala Perwakilan BI DIY Hilman Tisnawan (kanan) didampingi oleh Santosa Rohmad, Dirut Bank BPD DIY saat memasuki finish di PASTY. (Foto: Dok. ISEI DIY)

Sementara menurut Jimmy Parjiman selaku Kepala OJK DIY, keberhasilan sosialisasi dan edukasi pembayaran digital tidak hanya bergantung pada BI dan OJK saja, namun juga pemangku kepentingan yang lain, yaitu produsen, konsumen, distributor, perguruan tinggi, pemerintah (pusat, provinsi, kabupaten/ kota), asosiasi pengusaha, asosiasi profesi dan sebagainya.

“Semua pemangku kepentingan harus ikut memasyaratkan pembayaran digital (QRIS), sehingga  ke depan pembayaran digital tidak hanya dilakukan di supermarket atau pasar modern namun juga dilaksanakan di pasar tradisional,” terang Jimmy Parjiman.

Lebih lanjut Y. Sri Susilo menambahkan, bahwa ISEI Cabang Yogyakarta dan Kafegama DIY akan selalu mendukung kegiatan bersepeda norma baru. Dalam even bersepeda normal baru tersebut juga dilakukan pengambilan gambar untuk pembuatan video pendek  bertajuk “Bersepeda Normal Baru”.

“Sementara untuk kegiatan Sabtu, 20 Juni 2020 minggu depan, start dan finish “Bersepeda Normal Baru #03” akan dilaksanakan di Mataram City, The Alana Hotel & Convention Hall Yogyakarta,” tutup Y. Sri Susilo yang juga seorang dosen itu. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here