Home News Berkat Kampung Baca, Walikota Yogyakarta Raih Nugra Jasa Dharma Pustaloka Tahun 2021

Berkat Kampung Baca, Walikota Yogyakarta Raih Nugra Jasa Dharma Pustaloka Tahun 2021

58
0
Walikota Yogyakarta Drs. H. Haryadi Suyuti. (Foto : Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Walikota Yogyakarta Drs. H. Haryadi Suyuti mendapatkan anugerah Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka Tahun 2021, kategori Pejabat Publik dari Perpustakaan Nasional Republik, pada acara Gemilang Perpustakaan Nasional yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (14/9/2021), di Ruang Yudhistira Balaikota Yogyakarta.

Dikutip dari laman Portal Pemberitaan Pemerintah Kota Yogyakarta, bahwa penghargan ini dianugerahkan kepada Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti karena komitmen dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat  melalui Kampung Baca, di Kota Yogyakarta.

Haryadi Suyuti dianggap telah berjasa, berperan aktif, berkontribusi dan berhasil dalam upaya mengembangkan dan mendayagunakan perpustakaan sebagai wahana belajar mandiri, serta berhasil melakukan gerakan pembudayaan gemar membaca di wilayahnya.

Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta Veronica Ambar Ismuwardani mengungkapkan, bahwa pada tahun 2020 Walikota Yogyakarta telah membentuk 7 kampung baca, dan pada tahun 2021 membentuk 14 kampung baca. Hingga saat ini sudah terbentuk 21 kampung baca dan diharapkan semua kampung di wilayah Kota Yogyakarta sudah terbentuk Kampung Baca.

“Walikota Yogyakarta memang kami anggap sudah berhasil meningkatkan minat baca dengan menginisiasi Kampung Baca di Kota Yogyakarta sejak tahun 2020, harapannya tahun 2022 kita tambah 10 kampung baca lagi,” jelas Ambar, dikutip dari Portal Berita Pemerintahan Kota Yogyakarta.

Dikatakan, penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka diberikan sebagai apresiasi tertinggi Pemerintah melalui Perpustakaan Nasional Republik Indonesia terhadap pejabat publik, tokoh masyarakat, jurnalis, media massa, dan lifetime achievement

Seperti telah diketahui, Walikota Yogyakarta tahun 2016 mengeluarkan kebijakan pengembangan layanan perpustakaan keliling berbasis kewilayahan dengan menyediakan armada keliling, baik mobil keliling maupun motor keliling. Pengembangan layanan perpustakaan keliling berbasis kewilayahan ini diharapkan mampu menjangkau ke kawasan yang ada di wilayah Kota Yogyakarta. Hal ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan akses sumber belajar. 

“Semua itu dimaksudkan agar proses pencerdasan kehidupan bangsa dapat lebih dipercepat, mulai dari menumbuhkan kebiasaan membaca masyarakat dan menyadarkan masyarakat bahwa kehadiran perpustakaan umum dan berbagai jenis perpustakaan dapat dijadikan sumber informasi, inspirasi, sarana pendidikan dan rekreasi,” ungkap Ambar.

Hadirnya perpustakaan, lanjut Ambar, harus benar-benar dapat  diakses secara mudah oleh masyarakat, begitu pula dengan ketersediaan buku bacaan, jaringan internet, maupun area baca perpustakaan diharapkan sebagai wahana belajar harus tersedia di titik aktifitas masyarakat.

“Dengan adanya Kampung Baca membuat masyarakat dapat mengakses bahan bacaan dan bisa mempraktikan apa yang dibacanya. Ini bisa dilihat dari program yang diberikan, salah satunya adalah literasi terapan atau inklusi sosial sebagai program keunggualan di Kampung Baca,” imbuh Ambar. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here