Sunday, May 22, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomePendidikanBerkarya di Tengah Pandemi Bersama Literasi

Berkarya di Tengah Pandemi Bersama Literasi

bernasnews.com – Di tengah kondisi pandemi Covid 19, para pendidik harus tetap berkarya karena mereka harus memiliki tingkat kreativitas yang tinggi. Budaya literasi harus tetap dijalankan karena ide tidak akan berhenti karena pandemi ini.  

“Berkarya tidak harus berada di luar rumah, namun dapat di mana saja dan kapan saja. Literasi sebagai jembatan pengenal bagi masyarakat tentang pentingnya membaca, berkarya dan berinovasi. Khususnya bagi pendidik atau guru, jika kita mampu berliterasi dengan baik maka bangsa Indonesia akan mempunyai masa depan yang lebih cerah,” kata Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kemantren Gedongtengen Yogyakarta Trisniwati, S.Pd., yang didampingi Kepala SD Netral D Wintolo, S.Pd., saat ditemui bernasnews.com di ruang Kepala SD Negeri Sosrowijayan Yogyakarta, Rabu (23/3/2022).

Berkenaan dengan hal tersebut, KKKS Kemantren Gedongtengen akan menyelenggarakan workshop literasi guru bertajuk Berkarya di Tengah Pandemi Bersama Literasi di SD Negeri Gedongtengen, Yogyakarta, Jumat (25/3). Peserta kegiatan ini adalah para kepala SD di Kemantren Gedongtengen dan perwakilan guru. Mereka dari SD Negeri Sosrowijayan, SD Negeri Gedongtengen, SD Netral C, SD Netral D, SD Kanisius Notoyudan dan SD Muhammadiyah Pringgokusuman Yogyakarta.

Pengawas Pembina SD Kemantren Gedongtengen Yogyakarta Kupiyosari, S.Pd yang dihubungi terpisah mengapresasi kegiatan workhop literasi bagi kepala sekolah dan guru SD di Kemantren Gedongtengen. Pada hari yang sama, Jumat (25/3), juga akan diadakan kegiatan serupa oleh KKKS Kemantren Danurejan Yogyakarta.

“Saya berharap, dari kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat berliterasi bagi warga sekolah di kemantren khususnya dan di Yogyakarta umumnya,” kata dia.

Pada bagian lain Trisniwati yang sehari-hari menjabat Kepala SD Negeri Sosrowijayan mengatakan, maksud diadakannya workshop literasi tersebut adalah untuk menyiapkan komunitas penulis guru tingkat Kemantren Gedongtengen. Hal ini untuk lebih meningkatkan kemampuan menulis anggota komunitas dan memperkenalkan tentang pentingnya berkarya apa pun, kapan pun, dan dimana pun, walaupun di dalam keadaan pandemi seperti saat ini.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyebarluaskan budaya literasi bagi kepala sekolah dan guru, memperluas kreativitas dengan berliterasi, mewujudkan lingkungan yang gemar berkarya dalam kondisi apa pun, serta meningkatkan budaya membaca dan kreativitas para guru,” kata dia. (mar)   

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments