Home Pendidikan Berjuang Mengedukasi Saat Pandemi dengan Pembelajaran Jarak Jauh

Berjuang Mengedukasi Saat Pandemi dengan Pembelajaran Jarak Jauh

88
0
Kepala SMP Negeri 8 Yogyakarta Retna Wuryaningsih SPd MPd menerima buku dari narasumber kepenulisan YB Margantoro di sekolah setempat, Senin (27/9/2021). Foto : kiriman YB Margantoro

BERNASNEWS.COM – Menyongsong dan memaknai Bulan Bahasa Oktober, para guru dan karyawan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N) 8 Yogyakarta, mengikuti workshop kepenulisan. Mereka sepakat akan membukukan perjuangan mereka dalam mengedukasi siswa didik saat pandemi Covid 19 dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kegiatan ini dirasakan penting sebagai bagian dari program gerakan literasi sekolah (GLS).

“Saat pandemi Covid 19 banyak hal yang harus dialami dan dilakukan oleh warga masyarakat dunia dan Indonesia, khususnya sektor pendidikan. Masing-masing orang dan lembaga memiliki pengalaman empiris yang berbeda dalam proses belajar dan berkarya saat pandemi. Rasanya sayang kalau pengalaman perjuangan itu dilewatkan. Dalam rangka menyongsong Bulan Bahasa Oktober, kami para guru dan karyawan bertekad menuliskan pengalaman perjuangan itu dalam bentuk buku,” kata Kepala SMP N 8 Yogyakarta Retna Wuryaningsih SPd MPd dalam pembukaan workshop kepenulisan di ruang guru sekolah setempat, Jalan Prof Dr Kahar Muzakir Yogyakarta, Senin (27/9/2021).

 Workshop kepenulisan menghadirkan narasumber pegiat literasi YB Margantoro yang menyampaikan materi dasar-dasar kepenulisan. Kepada para peserta guru dan karyawan, narasumber memberikan semangat dan keyakinan bahwa membaca dan menulis itu penting dalam kehidupan. Apalagi guru dan karyawan di sebuah lembaga pendidikan yang mendidik anak-anak bangsa calon pemimpin masa depan, maka mempelajari dan mempraktekkan literasi itu sebuah keharusan.

Kepala SMP N 8 Yogyakarta Retna Wuryaningsih SPd MPd para guru dan karyawan serta narasumber workshop kepenulisan YB Margantoro di sekolah setempat, Jalan Prof Dr Kahar Muzakir Yogyakarta, Senin (27/9/2021). Foto : kiriman YB Margantoro

“Saya mengapresiasi SMP Negeri 8 Yogyakarta menyelenggarakan workshop kepenulisan dengan melibatkan para karyawan untuk ikut menulis pengalaman mereka dalam membantu pelaksanaan proses belajar mengajar di sini, khususnya saat pandemi Covid 19. Para karyawan adalah bagian tidak terpisahkan dari sekolah, selain guru, siswa dan alumni. Keberhasilan pendidikan di sekolah ini berkat kebersamaan para pihak internal dan eksternal,” kata YB Margantoro.

Sementara Guru Bahasa Indonesia Petronila Retno Setyaningsih SPd. menginformasikan, sekolah ini secara berkala menerbitkan media sekolah berupa majalah dinding dan majalah sekolah Bhawara 8. Media ini dimanfaatkan oleh warga sekolah untuk menyampaikan informasi, aspirasi dan imajinasi secara tertulis, gambar atau foto. Perpustakaan sekolah juga turut mendukung kegiatan GLS dengan menyajikan referensi bacaan yang bermanfaat.       

SMP Negeri 8 Yogyakarta yang berusia 61 tahun ini memiliki visi mewujudkan sekolah sebagai pusat pendidikan berwawasan lingkungan yang mampu membentuk manusia religius, rasional, komunikatif, responsif, reflektif, prospektif dan tanggap menghadapi segala tantangan. (*/lip) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here