Home News Amida Barahmus DIY Membuka Donasi Kemanusiaan Covid-19

Amida Barahmus DIY Membuka Donasi Kemanusiaan Covid-19

513
0
Amida dan Barahmus DIY membukan Donasi Kemanusiaan DIY Tanggap Cepat Covid-19. Foto : Repro Barahmus DIY.

BERNASNEWS.COM – Asosiasi Museum Indonesia Daerah (AMIDA) bersama Badan Musyawarah Musea (Barahmus) DIY membuka Donasi Kemanusiaan DIY Tanggap Cegah Covid-19 sebagai tindak lanjut dari surat edaran DPP Asosiasi Museum Indonesia (AMI) tertanggal 31 Maret 2020.

Donasi yang diberikan dalam wujud dana yang diberikan secara sukarela atas nama pribadi atau masing-masing museum yang dikirim melalui rekening yang disediakan yakni Bank BRI Nomor 0029-01-061575-50-9 atas nama Siti Karyatiningsih S.Com. Sementara donasi dalam bentuk barang dapat dikirim ke Museum Beteng Vredeburg Yogyakarta.

Ketua Umum Barahmus DIY Ki Bambang Widodo SPd MPd dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, Jumat (3/4/2020) mengatakan, pengumpulan donasi dilakukan mulai 2 April hingga 21 April 2020 dan akan diteruskan melalui Ketua Gugus Tugas Covid-19 DIY.

Menurut Ki Bambang Widodo, pembukaan Donasi Kemanusiaan DIY Tanggap Cepat Covid-19 dilakukan Barahmus DIY guna menindaklanjuti surat edaran dari DPP AMI tertanggal 31 Maret 2020.

Dalam surat edaran yang ditandatangani Sekretaris Jenderal DPP AMI Drs Sigit Gunardjo SMM itu, DPP AMI mengatakan bahwa berdasarkan keputusan WHO mengenai Covid-19 maka setiap negara harus melakukan penanganan Covid-19 secara komprehensif.

Dan pemerintah Indoensia sendiri telah menginformasikan bahwa hingga saat ini angka kasus positif virus Corona terus bertambah dan semakin mengkhawatirkan. Untuk mempercepat upaya penanganan pandemik Covid-19, maka seluruh rakyat Indonesia harus satu komando, satu tujuan, satu sikap, taat pada arahan WHO dan pemerintah Indonesia.

Karena itu, menurut Sigit Gunardjo, Asosiasi Museum Indonesia menghimbau Asosiasi Museum Indonesia Daerah (AMIDA) seluruh Indonesia agar menginisiasi atau berpartisipasi dalam gerakan bersama melawan Covid-19.

“Aksi nyata mengajak museum, insan permuseuman dan masyarakat untuk bersatu melawan Covid-19 di wilayah masing-masing. Aksi sosial ini dapat berbentuk bantuan makanan atau sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, bantuan perlengkapan medis untuk rumah sakit, gerakan edukasi atau sosialisasi terhadap arahan WHO, pemerintah pusat dan daerah melalui media sosial dan sebagainya,” kata Sigit Gunardjo. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here