Home News Bantuan Dapur Umum di Pandeglang Disambut Warga Terdampak Tsunami Banten

Bantuan Dapur Umum di Pandeglang Disambut Warga Terdampak Tsunami Banten

172
0
Tim ACT DIY yang memberikan bantuan di Kampung Teluk, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Jumat (8/2/2019). Foto: Istimewa

BERNASNEWS.COM – Pasca pemberangkatan lima truk bantuan kemanusiaan ke Banten pada Senin (4/2/2019), Aksi Cepat Tanggap DIY bersama mitra Dompet KR Peduli beserta Universitas Islam Indoesia (UII) sudah mulai melakukan penyaluran bantuan dibeberapa titik terdampak tsunami di Banten. Penyaluran bantuan kemanusiaan berfokus di Kampung Teluk, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, Jumat (8/2/2019).

Beragam bantuan seperti sembako, peralatan dapur untuk memasak, pakaian sampai tenda pengungsian disalurkan kepada warga Kampung Teluk agar dapat dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari. Kedatangan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Jogja tersebut langsung disambut gembira warga masyarakat Kampung Teluk yang sejak awal sudah dinanti-nantikan. Pasalnya sejak tragedi bencana tsunami 22 Desember 2018 lalu ekonomi warga Kampung Teluk mengalami lumpuh total. Warga kampung teluk yang kesehariannya berprofesi sebagai nelayan, akibat terjangan bencana tsunami  hampir seluruh kapal miliki nelayan mengalami rusak berat.

Jumpardi tokoh masyarakat dan juga salah satu nelayan di kampung Teluk menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang mendalam kepada pihak ACT dan mitra yang telah memberikan bantuan untuk warga masyarakat Kampung Teluk.

“Akibat tsunami kemarin, banyak warga Kampung Teluk yang tidak melaut lagi, kapal-kapal disini banyak yang rusak berat, jadinya seperti sekarang ini, perekonomian warga masih lumpuh,  terima kasih banyak dari ACT, UII dan Dompet KR Peduli yang telah memberikan bantuan untuk masyarakat Kampung Teluk” ujarnya.

Wawan selaku koordinator Posko ACT Wilayah Labuan mengungkapkan bahwa di Kampung Teluk ini sendiri, ACT sudah mendirikan dapur umum sejak sepekan pasca terjadi tsunami, dapur umum ini bisa mendukung kebutuhan masyarakat hingga 250 jiwa dalam  sehari.

“Posko di wilayah Labuan saat ini mengampu tiga dapur umum dan masih menyalurkan bantuan logistik untuk wilayah terdampak. Untuk jangka panjang, di Labuan ini ACT akan membuat perahu wakaf untuk memulihkan perekonomian masyarakat terdampak bencana” lanjut Wawan.

Pada penyaluran bantuan kali ini, setidaknya terdapat 117 kepala keluarga  di Kampung Teluk mendapat bantuan kemanusiaan dari masyarakat Jogja. (*/adh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here