Home News Bank Indonesia, ISEI DIY dan Kafegama DIY Membagi Sembako Lagi

Bank Indonesia, ISEI DIY dan Kafegama DIY Membagi Sembako Lagi

463
0
Wakil Kepala BI DIY, Kepala Disperindag Kota Yogyakarta, Ketua ISEI DIY, dan Ketua Kafegama DIY foto bersama perwakilan penerima bantuan paket sembako. (Foto: Dok. ISEI DIY)

BERNASNEWS.COM — Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) DIY bekerjasama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY (KPwBI DIY) dan Kafegama DIY melaksanakan pembagian sembako Tahap 2, Selasa (19/5/2020), di Ruang Nusa Indah Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Pembagian 256 paket sembako ini ditujukan kepada anggota PKL Papela, Tenaga Kebersihan, tenaga Kamtib, dan tenaga Sarpras Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta.

Wakil Kepala Perwakilan Bank Indonesia Miyono (kanan) menyerahkan bantuan sembako kepada seorang Kamtib Pasar Beringharjo, Yogyakarta. (Foto: Dok. ISEI DIY)

“Paket sembako berupa beras 5 kilogram, 2 liter minyak goreng, 2 kilogram gula pasir, serta 18 bungkus mie instant tersebut merupakan bantuan tahap kedua. Sedangkan pembagian tahap pertama dilakukan pada bulan April 2020 lalu,” terang Sekretaris ISE DIY, Y. Sri Susilo melalui keterangan tertulis, Rabu (20/5/2020).

Wakil Kepala Perwakilan BI DIY Miyono mengungkapkan, bahwa Pembagian sembako ini merupakan bagian dari Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) atau semacam CSR-nya Bank Indonesia. PSBI telah dilaksanakan dalam bulan April dan  Mei 2020. Dalam pelaksanaannya KPwBI DIY melibatkan ISEI DIY dan Kafegama DIY dengan pertimbangan pemilihan ketepatan sasaran yang dibantu.

“ISEI DIY dan Kafegama DIY telah melakukan survai sehingga pelaku usaha mikro atau masyarakat yang terdampak benar-benar tepat sasaran. Mereka yang dibantu dipilih dari anggota paguyuban, seperti misalnya Paparasi Alkid dan PKL yang dibina Disperindag Kota Yogyakarta,” ungkap Miyono.

Sementara Eko Suwardi selaku Ketua ISEI DIY menambahkan, ISEI DIY sebagai organisasi profesi berusaha memberikan kontribusi pemikiran dan rekomendasi yang operasional untuk membantu penanganan usaha mikro yang terdampak pandemi Covid-19. Menurut Eko, selama masa pandemi Covid-19 ini telah melakukan berbagai aktivitas diantaranya diskusi dan seminar, pembagian sembako, kajian ramadhan dan survei untuk riset kebijakan.

“Dalam berbagai kegiatan tersebut ISEI DIY menggandeng KPwBI DIY, Kafegama DIY, Bank BPD DIY, Bank BDE dan KADIN DIY. Di samping itu, ISEI DIY terlibat dalam Variety & Charity Show “Tontotan Jaga Jarak” yang digagas oleh KADIN DIY dan Komunitas Pekerja Seni Yogyakarta,” ujar Eko.

Ketua ISEI DIY Eko Suwardi (kanan) secara simbolis menyerahkan paket sembako kepada seorang anggota komunitas Pasar Beringharjo, Yogyakarta. (Foto: Dok. ISEI DIY)

Hal senada juga disampaikan oleh Bogat Agus Riyono Ketua Kafegama DIY yang mengatakan, bahwa dengan sedikit bantuan yang ada diharapkan akan mendorong semangat pelaku usaha mikro, khususnya anggota PKL Papela serta Tenaga Kebersihan, Kamtib dan Sarpras Pasar Beringharjo dalam menyambut lebaran tahun ini. “Pasar Beringharjo segera beroperasional dan bangkit menjadi salah satu motor penggerak perekonomian di Kota Yogyakarta seperti masa sebelum pandemi Covid-19,” harap Bogat.

Dalam sambutan berikutnya, Kepala Disperindag Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono mengucapkan terima kasih atas bantuan sembako tersebut. “Mewakili anggota PKL Papela serta Tenaga Kebersihan, Kamtib, dan Sarpras Pasar Beringharjo kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada BI DIY, ISEI DIY dan Kafegama DIY atas bantuan paket sembako pada bulan April dan Mei,” tutur Yunianto.

Lanjut Yunianto menambahkan, bahwa pembagian sembako dilaksanakan oleh Disperindag Kota Yogyakarta dengan protokol kesehatan yang ketat, seperti pengecekan suhu tubuh, cuci tangan, penggunaan masker dan jaga jarak.

“ISEI DIY terus berkomunikasi dengan pihak yang bersedia memberikan donasi agar dapat melaksanakan kegiatan aksi sosial di bulan Juni mendatang,” pungkas Y. Sri Susilo selaku Sekretaris ISEI DIY. Berkaitan dengan hal tersebut, ISEI DIY terus berkomunikasi dengan KPwBI DIY, OJK DIY dan berbagai pihak yang bersedia memberikan bantuan dan dukungan kepada pelaku usaha mikro yang terdampak. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here