Home News Banjir Terjang 9 Kecamatan di Bantul, Tim Rescue ACT DIY Bantu Proses...

Banjir Terjang 9 Kecamatan di Bantul, Tim Rescue ACT DIY Bantu Proses Evakuasi Warga

210
0
Tim Rescue ACT DIY bantu proses evakuasi warga di Bantul, Senin (18/3/2019). (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM – Tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebabkan banjir dan tanah longsor. Bencana banjir dan tanah longsor ini terjadi di 21 titik pada 9 kecamatan di wilayah Bantul. Arus Banjir yang menggenangi jalan dan pemukiman warga merupakan air luapan sungai.

Akibatnya, sekitar 5000-an warga Kabupaten Bantul dievakuasi dari tempat tinggal mereka menuju posko-posko pengungsian. Tercatat 3 korban meninggal akibat banjir bandang tersebut, “Dua diantaranya adalah ibu-ibu dan satu lagi masih anak-anak” ujar Haedar komandan DER – ACT DIY, dalam siaran pers yang diterima, Senin (18/3/2019). 

Sampai dengan Senin (18/3/2019) siang, sudah dua gelombang tim Disaster Emergency Response (DER)- ACT DIY yang diterjunkan ke lokasi benjir di Kabupaten Bantul untuk membantu evakuasi warga yang masih terjebak banjir. 

Kepala Cabang ACT DIY, Bagus Suryanto menegaskan, “Hingga tengah malam tadi tim Rescue ACT DIY sudah diterjunkan di beberapa titik di Bantul untuk menyusuri lokasi banjir dan membantu evakuasi warga, dan pagi tadi, tim Rescue gelombang kedua juga dikirim ke tujuh titik di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul untuk membantu evakuasi longsor” ujarnya.

Sementara itu Tedjo, salah satu personil Rescue ACT DIY yang tengah bertugas di wilayah Bantul menjelaskan “Kondisi di Desa Wukirsari satu rumah terkena longsor dan fasilitas umum juga ada yang rusak seperti jembatan yang jebol, untuk korban meninggal ada tiga orang, kalau banjir sendiri berangsur-angsur sudah mulai surut” paparnya. 

Mengingat curah hujan yang tinggi di beberapa hari terakhir menurut Tedjo, masyarakat Yogyakarta diminta untuk siap siaga, utamanya adalah bahaya banjir dan longsor. (*/adh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here