Home News Bakti Sosial Kafegama 86 Serahkan Bantuan APD kepada 18 Puskesmas

Bakti Sosial Kafegama 86 Serahkan Bantuan APD kepada 18 Puskesmas

402
0
Ketua Bidang Sosial Kafegama86 Dyah Retno Wulandaru (kiri) menyerahkan bantuan paket APD kepada Puskesmas Danurejan, Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Dalam kurun waktu 3 bulan terakhir telah banyak acara bakti atau aksi sosial untuk membantu pihak-pihak yang terdampak pandemi Covid-19. Seperti halnya Keluarga Alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM Angkatan Tahun 1986 (Kafegama 86) juga menyelenggarakan bakti sosial yang telah dilaksanakan  pada minggu ke-2 dan 3 bulan April 2020. Demikian disampaikan oleh Sekretaris Kafegama 86, Y. Sri Susilo, Minggu (26/4/2020).

“Kegiatan pertama berupa pemberian tanda kasih berupa uang tunai kepada 150 pelaku ekonomi mikro. Antaralain, angkringan, pedagang sayur, pedagang makanan, tukang becak, dan  ojek online. Kegiatan selanjutnya berupa pembagian paket Alat Pelindung Diri (APD) kepada 18 Puskesmas di Kota Yogyakarta,” papar Y. Sri Susilo.

M. Edhie Purnawan selaku Ketua Kafegama 86 dan saat ini menjadi anggota Badan Supervisi Bank Indonesia/ BSBI, menjelaskan, bahwa Kafegama 86 yang beranggotakan dari berbagai profesi dan tinggal di seluruh Indonesia, sangat peduli terhadap saudara-saudara kita yang terdampak Pandemi Covid-19.

“Dana untuk kegiatan bersumber dari iuran bulanan anggota dan ditambah donasi dari pengurus. Sebelumnya Kafegama 86 juga telah memberikan bea siswa kepada adik-adik mahasiswa FBE UGM,” ungkap M. Edhie Purnawan.

Memberikan bantuan uang tunai kepada Ojek Online. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Dyah Retno Wulandaru selaku Ketua Bidang Sosial Kafegama 86 yang juga dosen FEB UGM mengatakan, bahwa bantuan dari rekan-rekan Kafegama 86 memang belum banyak. “Namun kami yakin bermanfaat bagi yang membutuhkan,” ujarnya.

Menurut Dyah Retno, paket APD untuk 18 puskesmas tersebut berupa 100 pakaian pelindung  (gown dan topi), masker 18 books, dan 18 handscoen. “Untuk baju dan topi pelindung bisa dicuci untuk digunakan kembali. Pembuatan baju dan topi pelindung melibatkan usaha kecil di Kota Yogyakarta,” jelasnya.

Lanjut Y. Sri Susilo yang kesehariannya dosen FBE UAJY menambahkan, bahwa pengurus Kafegama 86 sedang berkoordinasi untuk melanjutkan kegiatan sejenis di bulan Ramadan atau setelah lebaran. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here