Badan Anggaran DPRD DIY Dorong Pemda DIY Berinovasi

    65
    0
    Wakil Ketua DPRD DIY Anton Prabu Samendawai. Foto: Dok Bernasnews.com

    BERNASNEWS.COM – Badan Anggaran (Banggar) DPRD DIY mendorong Pemda DIY agar dalam pelaksanaan pembangunan yang dibiayai APBD DIY harus mengacu pada prinsip akuntabilitas, transparansi, efektifitas, dan berkelanjutan. Selain itu, Pemda DIY perlu berinovasi dalam mencari sumber pendanaan dari dalam maupun luar.Hal ini dilakukan agar Pemda DIY tetap fokus pada pencapaian target indikator pembangunan untuk perbaikan permasalaha DIY seperti ketimpangan wilayah, ratio wilayah dan penurunan angka kemiskinan.

    Hal itu disampaikan Juru Bicara Badan Anggaran DPRD DIY Anton Prabu Semendawai dalam Rapat  Paripurna di Gedung DPRD DIY Jalan Malioboro, Jumat (26/11/2021) malam. Pada kesempatan itu, DPRD DIY bersama Pemda DIY menetapkan RAPBD DIY menjadi APBD DIY 2022.

    Menurut Banggar DPRD DIY, pembahasan anggaran pendapatan daerah DIY tentang APBD tahun anggaran 2022 berdasarkan tata tertib DPRD DIY dan dilakukan melalui dua tingkatan pembicaraan. Pembicara pertama melalui Rapat Paripurna 1 yang diisi dengan penyampaian kata pengantar Gubernur DIY terhadap nota keuangan rancangan APBD DIY tahun anggaran 2022 pada 6 september 2021.

    Yuni Satya Rahayu (kanan). Foto : Dok Bernasnews.com

    Selain itu, melalui Rapat Paripurna 2 dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap penjelasan penghantaran Gubernur DIY mengenai nota keuangan RAPBD DIY tahun anggaran 2022 pada 7 september 2021, Kemudian melalui Rapat Paripurna 3 dengan agenda jawaban Gubernur DIY atas pandangan fraksi-fraksi terhadap nota keuangan RAPBD DIY tahun anggaran 2022  pada 17 september 2021. Kemudian persetujuan bersama antara pemerintah DIY dengan DPRD DIY terhadap RAPBD DIY tahun anggaran 2022.

    Sementara Juru Bicara Bapemperda Yuni Satia Rahayu dalam laporan Pembahasan Rancangan Keputusan DPRD tentang: Program Pembentukan Peraturan Daerah/ Peraturan Daerah Istimewa Tahun 2022 menyebutkan bahwa pada tahun 2022 disepakati 10 Raperda Prioritas Terbuka dan 3 Raperda Komulatif Terbuka usulan dari DPRD DIY dan Pemda DIY.

    Sedangkan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DIY menyebutkan program kerja DPRD DIY tahun 2022 disusun untuk memberikan petunjuk/ arahan bagi penyelenggaraan kegiatan DPRD DIY yang diharapkan akan mampu membantu pimpinan dan anggota DPRD untuk penyelenggaraan tugas dan fungsi sebagai representasi rakyat dalam rangka peningkatan kinerja secara efektif dan efisien.

    Sidang paripurna yang diakhiri dengan penyampaian pendapat akhir Gubernur DIY terhadap Raperda DIY tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DIY Tahun Anggaran 2022 itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dewan, fraksi-fraksi dan komisi-komisi maupun badan anggaran atas upaya dan kerja bersama dalam pembahasan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah Tahun Anggaran 2022. Sehingga setiap proses dapat berjalan dengan lancar, cepat dan dapat disetujui bersama.

    “Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2022 ini akan dievaluasi oleh Menteri Dalam Negeri sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Besar harapan kami evaluasi tidak menghasilkan catatan-catatan yang menyebabkan proses penganggaran menjadi lebih panjang. Pada kesempatan ini saya berharap pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan di Daerah Istimewa Yogyakarta dapat dilaksanakan dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Gubernur DIY. (lip)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here