Home Pariwisata Asyiknya Outbound Bersama Keluarga di Kampung Wisata Sejarah Dusun Kelor

Asyiknya Outbound Bersama Keluarga di Kampung Wisata Sejarah Dusun Kelor

594
0
Keluarga Besar TrahTrah Hartopanityo menggelar acara reuni dan outbound, Minggu (29/12/2019), di Desa Wisata Kampung Sejarah, Dusun Kelor, Bangunkerto, Turi, Sleman. (Foto: Kiriman Priyo)

BERNASNEWS.COM — Bagi sebagian masyarakat setiap liburan panjang akhir tahun yang juga merupakan liburan sekolah banyak yang menyempatkan untuk saling silaturahmi, berwisata bersama, bahkan menggelar acara reuni keluarga maupun reuni sekolah. Jadi tidak mengherankan apabila sejak jelang Hari Raya Natal hingga penghujung tahun 2019 ini, Kota Yogyakarta terlihat sangat padat dan banyak ruas-ruas jalan terjadi kemacetan.

Desa Wisata Kampung Sejarah, Dusun Kelor, Kelurahan Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, DIY. (Foto: Kiriman Priyo)

Reuni atau pertemuan silaturahmi setiap setahun sekali ini tidak pernah dilewatkan oleh Keluarga Besar Trah Hartopanityo, yang tersebar di Bantul, Solo, Jawa Timur dan Jakarta. Keluarga besar ini, selain pertemuan bertepatan Hari Raya Idul Fitri, juga mengadakan acara pertemuan secara bergantaian tempatnya berdasar kesepakatan keluarga masing-masing.

Foto bersama dengan latar belakang bangunan sejarah Joglo Kelor yang pernah menajdi markas Tentara Pelajar, Tahun 1948 -1949. (Foto: Kiriman Priyo)

“Untuk tahun ini kami menyelenggarakan kegiatan pertemuan silaturahmi atau reuni Keluarga Besar Trah Hartopanityo di Kampung Wisata Sejaran, Dusun Kelor, Bangunkerto, Turi, Sleman. Acara menginap dan outbound untuk mempererat jalinan silaturahmi keluarga,” terang Priyo Trisetyanto salah satu anggota keluarga, Senin (30/12/2019).

Menyusuri sungai di Dusun Kelor yang airnya mengalir jernih. (Foto: Kiriman Priyo)

Lebih lanjut, Priyo karyawan swasta yang keseharaiannya juga berprofesi sebagai driver taksi online ini, menambahkan, selain menginap untuk merasakan suasana pedesaan yang sejuk. Acara outbound keluarga berupa permainan-permainan yang mengakrabkan, juga menyusuri sungai yang airnya mengalir jernih.

Outbound untuk menambah keakraban antar keluarga dalam Keluarga Besar Trah Hartopanityo. (Foto: Kiriman Priyo)

“Sungguh mengasyikan bisa mengisi liburan dengan reuni seluruh keluarga besar, selain itu kami bisa memperkenalkan kepada anak-anak bahwa di Dusun Kelor ada bangunan rumah Joglo yang sangat bersejarah dahulunya pernah menjadi markas para pejuang kemerdekaan,” ujar Priyo.

Suasa keceriaan anggota dalam acara kungkum berbasah ria di sungai Dusun Kelor, Minggu (29/12/2019). Foto: Kiriman Priyo.

Berdasar penuturan pengelola Kampung Wisata Sejarah, Priyo menambahkan, keberadaan bangunan Joglo lama tersebut semasa Clash II tahun 1948 – 1949 merupakani markas Tentara Pelajar. “Sehingga adanya peninggalan sejarah tersebut, termasuk keberadaan belik (mata air) tempat minum para pejuang, pada tahun 2002 dijadikan ikon Dusun Kelor sebagai Kampung Wisata Sejarah,” pungkasnya. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here