Home News Asyiknya BCB #3, Bersepeda dan Jalan Kaki Menyusuri Kawasan Heritage Panembahan Kraton

Asyiknya BCB #3, Bersepeda dan Jalan Kaki Menyusuri Kawasan Heritage Panembahan Kraton

554
0
Komunitas Bersepeda Cagar Budaya (BCB) mengawali kegiatan Tahun Baru 2021 menyelenggarakan Kegiatan BCB 3# menyusuri tempat-tempat Heritage (Cagar Budaya), Sabtu (2/1/2021), di Kelurahan Panembahan, Kraton, Yogyakarta. (Foto: Kiriman Y. Sri Susilo)

BERNASNEWS.COM — Mengawali kegiatan Tahun Baru 2021, kegiatan rutin Bersepeda Cagar Budaya (BCB) # 03 menyusuri tempat-tempat Heritage (Cagar Budaya), Sabtu (2/1/2021), di Kelurahan Panembahan, Kraton, Yogyakarta.

“Start dari Taman Sumringah, Langenastran Lor menuju Alun-alun Kidul, Pojok Beteng Wetan Selatan, Ndalem Suryocondro, Pojok Beteng Wetan Utara, Masjid Selo, Kraton, Pasar Ngasem, Magangan, Alun-alun Kidul kembali di Taman Sumringah,” jelas Koordinator Event BCB, Y. Sri Susilo melalui pesan elektronik yang dikirim ke Bernasnews.com, Senin (4/1/2021).

Dikataka Y. Sri Susilo, peserta BCB #03 dibatasi 10 penggowes diantaranya adalah, Jimmy Parjiman (OJK DIY), Wawan Hermawan (KADIN DIY), Amirullah Setya Hardi (ISEI DIY), Bogat AR (Kafegama DIY), Bambang P Hadi (Bank BPD DIY), Bakti Wibawa (BPPT DIY), Hari Kusuma (ISEI DIY) dan Rudy Badrudin (Kafegama DIY). Sebagai leader dan sekaligus “pemandu wisata” BCB #03 oleh Bakti Wibawa.

Peserta BCB #3 foto di depan Masjid Sela, sebuah masjid haritage yang kental dengan sejarah keberadaan Kraton Yogyakkarta. (Foto: Kiriman Y. Sri Susilo)

Menariknya dalam event bersepeda kali ini sekaligus juga berolah raga jalan kaki sambil menuntun sepeda. “Hal tersebut terkait dengan jalur rute yang tidak memungkinkan mengendarai sepeda, misalnya pada saat masuk Kawasan Kraton dan melewati jalan sempit (gang) di wilayah perkampungan,” ungkap Y. Sri Susilo.

Sementara Kepala OJK DIY Jimmy Parjiman mengatakan, bahwa event BCB harus dilakukan secara berkesinambungan karena merupakan kegiatan berolahraga sekaligus mengenal atau belajar kembali mengenai sejarah yang terkait dengan bangunan heritage. “Secara pribadi dan institusi mendukung kegiatan BCB untuk dilaksanakan,” tegas Jimmy.

Hal serupa juga disampaikan oleh Wakil Ketua KADIN DIY Wawan Hermawan yang mengatakan, bahwa pengusaha atau pelaku pariwisata dapat bekerjasama dengan Pengelola Kampung Budaya Wisata yang ada di wilayah Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, untuk menjadikan BCB sebagai paket wisata alternatif.

“Peluang paket wisata BCB dapat segera direalisasikan dan perlu ada dukungan dari pemangku kepentingan misalnya Dinas Pariwisata DIY maupun Kota Yogyakarta dan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY,” tutur Hermawan.

Y. Sri Susilo selaku Koordinator BCB yang juga sebagai Sekretaris ISEI DIY menegaskan, untuk mendukung terwujudnya Paket Wisata BCB maka secara rutin akan diselenggarakan event BCB setiap dua minggu sekali. Lanjutnya, untuk diketahui penggerak BCB yang lain adalah Hilman Tisnawan (Kepala BI DIY), Edy Suandi Hamid (Rektor UWM), Singgih Rahardjo (Kepala Dispar DIY) dan Santosa Rohmad (Dirut Bank BPD DIY).

“Sementara untuk event BCB #04 mendatang, direncanakan akan menyusuri bangunan heritage di Kelurahan Kadipaten dan Patehan, Kraton Yogyakarta,” pungkas Y. Sri Susilo yang kesehariannya sebagai dosen di Perguruan Tinggi Swasta Ternama, Yogyakarta. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here