Home Pendidikan Aptisi DIY Gelar Promosi dan Seleksi Bersama Melalui Jogjaversitas

Aptisi DIY Gelar Promosi dan Seleksi Bersama Melalui Jogjaversitas

166
0
Ketua Aptisi Wilayah V DIY Prof Fathul Wahid ST MSc PhD (tengah) bersama Kepala LLDikti Wilayah V DIY Prof Dr Didi Achjari SE M.Com Akt (kiri) saat memberi keterangan kepada wartawan mengena program promosi dan seleksi bersama melalui lama jogjaversitas di Ruang Sidang Lantai 2 Kantor LLDikti Wilayah V DIY, Sabtu (25/7/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Wilayah V DIY menyelenggarakan promosi dan seleksi calon mahasiswa baru untuk masuk perguruan tinggi secara kolektif guna meningkatkan animo pendaftar dan calon mahasiswa untuk kuliah di DIY.

Promosi dan seleksi bersama dilakukan melalui laman jogjaversitas.id. Dan sampai Sabtu (25/7/2020) sudah ada 45 dari total 102 perguruan tinggi swasta di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V DIY yang sudah sudah bergabung dalam program promosi dan seleksi bersama melalui laman jogjaversitas tersebut.

“Hingga saat ini ada 80 program studi dari 45 perguruan tinggi tersebut yang bisa menjadi pilihan para calon mahasiswa baru atau pendaftar untuk ikut seleksi melalui laman jogjaversitas tersebut,” kata Prof Fathul Wahid ST MSc PhD, Ketua Aptisi Wilayah V DIY, kepada wartawan di Ruang Sidang Lantai 2 Kantor LLDikti Wilayah V DIY, Sabtu (25/7/2020).

Ketua Aptisi Wilayah V DIY Prof Fathul Wahid ST MSc PhD (tengah) bersama Kepala LLDikti Wilayah V DIY Prof Dr Didi Achjari SE M.Com Akt (kiri) saat memberi keterangan kepada wartawan mengena program promosi dan seleksi bersama melalui lama jogjaversitas di Ruang Sidang Lantai 2 Kantor LLDikti Wilayah V DIY, Sabtu (25/7/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Prof Fathul Wahid yang didampingi Kepala LLDikti Wilayah V DIY Prof Dr Didi Achjari SE M.Com Akt, mengatakan, dalam prormosi dan seleksi bersama tersebut setiap perguruan tinggi bisa mengikutkan satu atau lebih program studi yang ada di masing-masing perguruan tinggi dan pendaftar bisa memilh maksimal tiga program studi dari maksimal tiga perguruan tinggi. “Bisa memilih satu atau tiga program studi pada perguruan tinggi yang sama atau perguruan tinggi yang berbeda-beda dengan ketentuan maksimal 3 perguruan tinggi yang dipilih,” kata Prof Fathul Wahid yang sehar-hari menjadi Rektor UII ini.

Menurut Prof Fathul Wahid, sejak 1 Juli 2020 ampai saat ini data yang masuk dari 51 perguruan tinggi swasta tercatat sudah ada 84.721 calon mahasiswa baru yang mendaftar. Dan jumlah tersebut akan terus bertambah mengingat penerimaan mahasiswa baru akan berlangsung hingga Agustus atau bahkan ada yang sampai Oktober 2020.

Dikatakan, seleksi masuk perguruan tiinggi melalui program promosi dan seleksi bersama melalu laman jogjaversitas sama seperti sistem seleksi yang dilakukan perguruan tinggi pada umumnya selama masa pandemi Covid-19 yakni hanya berdasarkan nilai rapor.

“Hasil seleksi diumumkan langsung setelah pedaftar selesai memilih program studi dan memasukkan nilai rapor. Dengan pola seleksi tersebut, kehadiran jogjaversitas memberikan kemudahan, khususnya bagi masyarakat yang berdomisili di luar DIY untuk dapat mendaftar kuliah di berbagai perguruan tinggi swasta yang ada di DIY tanpa harus keluar dari rumah,” kata Prof Fathul Wahid.

Ketua LLDikti Wilayah V DIY Prof Didi Achjari menyambut baik dan sangat mendukung apa yang dilakukan Aptisi DIY dalam upaya membantu PTS anggota Aptisi dalam mempromosikan dan seleksi calon mahasiwa baru. “Program promosi dan seleksi bersama seperti ini baru pertama kali dilakukan Aptisi dan baru Aptisi DIY yang melakukan kami menyambut baik dan mendukung program tersebut,” kata Prof Didi Achjari.

Dikatakan, meski dalam kondisi krisis akibat pandemi Covid-19 namun tidak ada laporan ada perguruan tinggi swasta yang ditutup. Bahkan justru sebaliknya semua perguruan tinggi swasta di lingkungan LLDikti Wilayah V DIY mendapatkan mahasiswa atau tetap ada mahasiswa baru yang mendaftar. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here