Home News APBD DIY 2022 Fokus Pengembangan SDM dan Sektor Strategis

APBD DIY 2022 Fokus Pengembangan SDM dan Sektor Strategis

105
0
Dr R Stevanus C Handoko S.Kom MM, Anggota DPRD DIY 2019-2024, Partai Solidaritas Indonesia.Foto : Dok Pribadi

BERNASNEWS.COM – Dalam APBD DIY tahun 2022, belanja daerah fokus pada program atau kegiatan prioritas pembangunan daerah. Sesuai kata pengantar Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, pembangunan daerah dalam APBD DIY tahun 2022 mengangkat tema khusus yaitu Pengembangan SDM (sumber daya manusia) Unggul dan Sektor Strategis untuk Pemulihan Sosial Ekonomi di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menurut Anggota Komisi A DPRD DIY Dr R Stevanus C Handoko S.Kom MM, karena fokus atau prioritas pembangunan DIY tahun 2022 sesuai tema tersebut, maka dijabarkan dalam 5 program strategis. Pertama, program pemberdayaan SDM yang berkualitas sehat secara jasmani dan rohani, berpendidikan dan mampu secara ekonomi.

Kedua, peningkatan infrastruktur layanan dasar yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Ketiga, peningkatan sektor-sektor unggulan dan potensial, keempat mewujudkan pembangunan yang merata, selaras dan lestari dan kelima mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Menurut Stevanus C Handoko, dari prioritas pembangunan tersebut dijabarkan secara lebih mendalam dan detail lagi terkait prioritas mitra Komisi A DPRD DIY. Untuk Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), ada beberapa kegiatan yang dilakukan yakni pembangunan ekosistem cultural Daerah Istimewa Yogyakarta berbasiskan digital, program pengelolaan informasi dan komunikasi publik, pengelolaan aplikasi informatika dan program penyelenggaraan persandian untuk pengamanan informasi.

“Program-program tersebut sangat menarik dan itu menjadi prioritas karena sangat berkaitan dengan prioritas pembangunan yang disampaikan Gubernur DIY,” kata Stevanus C Handoko.

Anggota Komisi A DPRD DIY Dr R Stevanus C Handoko S.Kom MM. Foto : Dok Pribadi

Terkait pembangunan ekosistem cultural Daerah Istimewa Yogyakarta berbasis digital, menurut Stevanus C Handoko, di situ ada kegiatan semacam pengembangan dan upgrade data center. Kemudian bagaimana pengembangan dan pembuatan konten-konten terkait dengan keistimewaan.


Selain itu, bagaimana Dinas Kominfo menjaga, merawat dan mengelola Jogja sentral. Melalui pembangunan ekosistem kultural DIY ini, Dinas Kominfo terlibat dalam pelatihan dan pendampingan management digital marketing. Hal ini banyak sekali disuarakan oleh masyarakat karena kalau diamati secara seksama, perkembangan teknologi mengubah bisnis model, mengubah cara kerja, mengubah sistem ekonomi ke arah digital.


“Aspirasi semacam itu ditangkap oleh Dinas Kominfo dan dibuatkan suatu program kegiatan pelatihan dan pendampingan manajemen digital marketing,” kata Stevanus C Handoko.

Selanjutnya terkait dengan pengamanan informasi, maka pengembangan data center maupun pengembangan integrasi data tidak terlepas dengan tata kelola keamanan. DIY sudah memiliki Sertifikat ISO 27001 dan ini sangat penting karena terkait dengan keamanan data.

Dengan adanya Sertifikat ISO 27001 maka keamanan data sudah sesuai dengan standar yang diharapkan. Kemudian yang tidak kalah penting adalah bagaimana keterlibatan Dinas Kominfo untuk meningkatkan pemahaman terkait dengan implementasi TIK di berbagai sektor. Hal ini juga sudah diakomodir dalam program kegiatan Dinas Kominfo tahun 2022. Untuk Dinas Kominfo DIY sebagai salah satu mitra kerja Komisi A, menurut Stevanus Handoko, anggaran yang diajukan total kurang lebih sebesar Rp 38 miliar. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here