Home News Antisipasi Bencana Alam, Relawan Satgas Covid-19 se-Kecamatan Kraton Gelar Apel Bersama

Antisipasi Bencana Alam, Relawan Satgas Covid-19 se-Kecamatan Kraton Gelar Apel Bersama

774
0
Camat Kraton Drs. S. Widodo Mujiyatno mengibarkan bendera start melepas peserta Apel Giat Bersama Penanganan Covid-19 Relawan se-Kecamatan Kraton untuk melakukan kampanye protokol kesehatan dan penyemprotan disinfektan, Minggu (1/11/2020), di Alun-alun Kraotn Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

BERNASNEWS.COM — Sebagai relawan Satgas Covid-19 sebelum menolong orang lain dirinya haruslah sehat terlebih dahulu. Juga sebelum mengingatkan tentang protokol kesehatan pada warga, dirinya harus telah melakukan terlebih dahulu, seperti selalu memakai masker, cuci tangan memakai sabun di air mengalir atau handsanitezer dan jaga jarak.

Suasana upacara Apel Giat Bersama Penangan Covid-19 Relawan se- Kecamatan Kraton, Minggu (1/11/2020), di Alun-alun Kidul, Kraton Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Amanat itu disampaikan oleh Camat Kraton Drs. S. Widodo Mujiyatno selaku inspektur upacara Apel Giat Bersama Penanganan Covid-19 Relawan se-Kecamatan Kraton, Minggu (1/11/2020), di Alun-alun Kidu (Alkid) Kagungan nDalem Kraton, Yogyakarta. Hadir galam giat tersebut, Kapolsek Kraton Kompol Isrowiyah berserta jajaran, Jajaran Koramil 11 Kraton, Puskesmas Kraton, Lurah dan Ketua Kampung se- Kecamatan Kraton.

Juga hadir beberapa komunitas antara lain, Komunitas Panembahan Semanak Yogyakarta (KPSY), Paksi Katon, CODE X, Paparasi Alkid, PAREANOM, Jogan, Satgas Covid-19 Alun-alun Selatan, Linmas se-Kecamatan Kraton, KTB se- Kecamatan Kraton, serta Komunitas Njogo Kampung Langenastran dan mahasiswa KKN dari UGM.

Camat Kraton Drs. S. Widodo Mujiyatno (kanan) selaku inspektur upacara. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

“Saya sangat mengapresiasi giat para relawan, selain kewaspadaan terhadap Covid-19, perlu kwaspadaan dalam memasuki musim penghujan dengan intensitas curah hujan yang semakin meningkat dampak La Nina, serta kewaspadaan terhadap Gunung Merapi. Semua itu berdampak pada kesehatan masyarakat. Mohon warga masyarakat, keluarga dan lingkungan untuk diingatkan agar selalu berhati-hati,” ungkap Widodo.

Menurut Camat yang humble itu, bahwa sebagai relawan memiliki dua sisi, pertama memberikan kemanfaatan terhadap masyarakat dan lingkungan, khususnya di wilayah Kecamatan Kraton. “Kedua, giat sebagai relawan bisa menjadi ladang amal. Semoga kegiatan apel bersama kali pertama ini aka nada tindak lanjutnya, serta ada evaluasi terkait alat pelindung diri (APD) dan perangkat pendukung,” kata Widodo.

Beberapa Komunitas Relawan juga hadir dan mengikuti upacara Apel Giat Bersama Penanganan Covid-19 se-Kecamatan Kraton, Minggu (1/11/2020). Foto: Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com.

Usai gelar upacara Apel Giat Bersama Penanganan Covid-19 Relawan se-Kecamatan Kraton yang dilanjutkan pelepasan peserta untuk melakukan kampanye protokol kesehatan dengan membagikan selebaran untuk warga bertajuk “Monggo Ngagem Masker”, para peserta juga melakukan penyemprotan disinfektan di kampung-kampung se Kecamatan Kraton.

Salah satu peserta Apel Bersama Penanganan Covid-19 Relawan se-Kecamatan Kraton melakukan penyemprotan desinfektan di lingkungan Alkid usai acara. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Saat disinggung terkait Covid-19 dengan wilayah Kecamatan Kraton sebagai destinasi pariwisata, khususnya Sentra Gudeg Wijilan di Kelurahan Panembahan dan Alkid di Kelurahan Patehan, Widodo menjelaskan, bahwa semuanya telah dilakukan verifikasi dan akan dilakukan secara berulang kemudian dilakukan evaluasi oleh kecamatan.

Usai memimpin upacara dan melepas peserta, Camat Kraton Drs. S. Widodo Mujiyatno melakukan sidak pemeriksaan tempat cuci tangan di Alkid Yogyakarta dalam kondisi kosong baik air maupun sabun cucinya, Minggu (1/11/2020). Foto: Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com.

Sementara pada tanggal 10 November 2020 akan dilakukan verifikasi di tingkat Pemkot Yogyakarta. Semuanya akan dievaluasi dan bagi yang melanggar ada sanksinya. “Selain itu, para pelaku usaha dan pariwisata juga harus menghormati kearifan lokal yang ada. Ekonomi berjalan dan kesehatan harus diutamakan,” pungkas Widodo, camat yang hobi berikan teka-teki berhadiah setiap berikan sambutan dalam even temu warga. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here