Home News Angkringan Tugu Malioboro, Usaha Angkringan Pertama Berada di YIA

Angkringan Tugu Malioboro, Usaha Angkringan Pertama Berada di YIA

258
0
Angkringan Tugu Malioboro, di Area Umum Bandara YIA, Kulon Progo, DIY. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai daerah tujuan pariwisata memang benar-benar istimewa, tak hanya destinasi wisata keindahan alam saja, namun juga ada wisata budaya dan wisata kuliner. Aneka menu masakan kekinian hingga aneka jajanan tempo dulu banyak ragamnya, salah satu yang ditawarkan dan telah menjadi ikonik adalah keberadaan Angkringan.

Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo (kanan) menyerahkan potongan tumpeng kepada KRMT. Indro Kimpling Suseno selaku Koordinator JavaConnections sebagai simbolisasi mulai operasionalnya Angkringan Tugu Malioboro di YIA, Kulon Progo, DIY. (Foto: Istimewa)

Angkringan banyak ditemui di sudut-sudut kota dan pinggiran jalan, angkringan sendiri dari bahasa Jawa angkring alat pikul atau gerobak dorong untuk menjual berbagai macam makanan dan minuman di pinggir jalan. Meski bisa dikatakan kelas kaki lima, konsumen angkringan sangat bervariasi, dari tukang becak, mahasiswa, karyawan, seniman, bahwa pejabat dan eksekutif.

KRMT Indro Kimpling Suseno selaku Koordinator JavaConnections menggagas sebuah program usaha angkringan yang ikonik untuk diangkat kelasnya, dengan nama “Angkringan Tugu Malioboro” angkringan itu ada ditempat yang bergengsi, di Area Umum Bandara YIA, Kulon Progo, DIY.

Acara pemotongan tumpeng oleh Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo di venue Angkringan Tugu Malioboro. (Foto: Istimewa)

“Angkringan Tugu Malioboro, Minggu (2/8/2020) sore secara resmi beroperasi, Bapak Drs. H. Sutedjo, Bupati Kulon Progo berkenan hadir untuk doa bersama dan memotong tumpeng. Juga dihadiri antara lain oleh Bapak Robby Kusumaharta selaku Yogyakarta  Senior Bussines Advisor,” terang Indro Kimpling Suseno, saat dihubungi Bernasnews.com, beberapa waktu lalu.

Menurut Host “Konco Kimpling” sebuah acara di stasiun televisi lokal itu, angkringan adalah bentuk UMKM yang telah menjadi ikoniknya Yogyakarta sebagai tujuan wisata. Sehingga keberadaannya perlu diangkat dengan ditempatkan di YIA. “Hotel berbintang pun juga sudah sering menghadirkan angkringan dalam event kulinernya,” tegas Indro.

Usai meresmikan keberadaan Angkringan Tugu Malioboro di Bandara YIA, Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo memberikan semangat bagi usaha UMKM dengan memekikan yel-yel “Semangat Tanpo Sambat, Bela Beli Kulon Progo”. (Foto: Istimewa)

Sementara H. Sutedjo, Bupati Kulon Progo usai pemotongan tumpeng menyampai apresiasinya berupa ucapan selamat dan sukses atas beroperasinya Angkringan Tugu Malioboro di Yogyakarta International Airport (YIA). “Semangat tanpo sambat (tanpa mengeluh, red). Dan jangan lupa Bela Beli Kulon Progo,” ujar Sutedjo.

Seperti halnya angkringan pada umumnya, Angkringan Tugu Malioboro menyajikan aneka Nasi Kucing antara lain, nasi sambel teri, nasi oseng tempe, nasi kikil lombok ijo, nasi ayam kosek, serta bermacam gorengan, aneka jajan pasar, krupuk dan camilan. Untuk minuman, ada kopi tubruk special house blended, wedang tape ketan ijo.  Juga tersedia aneka wedang rempah, seperti wedang jahe, wedang uwuh, wedang sere dan lain-lain. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here