Home News Anggaran Kartu Prakerja Rp 20 Triliun untuk 5,6 Juta Penerima

Anggaran Kartu Prakerja Rp 20 Triliun untuk 5,6 Juta Penerima

271
0
Presiden Joko Widodo. Foto : Radar Bogor

BERNASNEWS.COM – Pemerintah menaikkan anggaran untuk Kartu Prakerja dari Rp 10 triiliun menjadi Rp 20 triliun, untuk 5,6 juta orang penerima manfaat,, terutama untuk pekerja informal dan pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) yang terdampak Covid-19. Sementara nilai manfaat yang diterima sebesar Rp 650.000-Rp 1 juta per bulan selama 4 bulan ke depan.

Hal ini merupakan bagian dari fokus program penyiapan bantuan untuk masyarakat lapisan bawah yang diumumkan Presiden Joko Widodo dalam siaran pers yang disampaikan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/3/2020).

Selain anggaran untuk Kartu Prakerja, Presiden Jokowi juga mengumumkan program bantuan untuk Kartu Sembako. Jumlah penerima akan dinaikkan dari 15,2 juta penerima menjadi 20 juta penerima manfaat dan nilainya naik 30 persen dari Rp 150.000 menjadi Rp 200.000 dan akan diberikan selama 9 bulan.

Selain itu, untuk PKH (Program Keluarga Harapan), jumlah keluarga penerima akan ditingkatkan dari 9,2 juta menjadi 10 juta keluarga penerima manfaat, sedangkan besaran manfaatnya akan dinaikkan 25 persen. Misalnya, komponen ibu hamil naik dari Rp 2,4 juta menjadi Rp 3 juta per tahun, komponen anak usia dini, Rp3 juta per tahun, komponen disabilitas Rp 2,4 juta per tahun. Dan kebijakan ini efektif mulai April 2020.

Sementara perihal antisipasi kebutuhan pokok, pemerintah mencadangkan Rp 25 triliun untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan operasi pasar dan logistik. Sedangkan untuk program keringanan pembayaran kredit, bagi para pekerja informal, baik ojek online, sopir taksi dan pelaku UMKM, nelayan, dengan penghasilan harian, dengan kredit di bawah Rp 10 miliar, OJK telah menerbitkan aturan mengenai hal tersebut dan mulai berlaku bulan April 2020 ini.

“Telah ditetapkan prosedur pengajuannya tanpa harus datang ke bank atau perusahaan leasing, cukup melalui email atau media komunikasi digital seperti WA,” kata Presiden Joko Widodo dalam siaran pers yang dikutip Bernasnews.com dari https://setkab.go.id. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here