Home News Anak Yatim dan Siswa SD Al-Azhar 55 Ikut Nobar Film Lion King...

Anak Yatim dan Siswa SD Al-Azhar 55 Ikut Nobar Film Lion King di CGV Hartono Mall

1543
0

BERNASNEWS.COM – 70 anak yatim dari 4 panti asuhan yang ada di Yogyakarta berkesempatan untuk menonton film ‘Lion King’ di CGV Hartono Mall, Yogyakarta. Acara ini menjadi salah satu kegiatan dalam event Muharram Charity, yang digagas oleh SDI Al-Azhar 55 Yogyakarta.

“Event ini khusus kita dedikasikan untuk anak-anak yatim atau anak-anak kurang mampu. (Event) ini merupakan tahun ke-2, setelah tahun sebelumnya kita adakan di zoo (kebun binatang),” kata Kepala SDI Al-Azhar 55 Yogyakarta, Iyut Ayudya, Sabtu (21/9/2019).

Tak hanya sekadar nonton bareng dengan anak yatim saja, Iyut Ayudya mengungkapkan, bahwa event ini menjadi salah satu cara untuk melatih empati dan simpati siswanya. Ia pun berpesan kepada siswanya bahwa setiap anak memiliki hak yang sama.

“Hak yang sama untuk bahagia, hak yang sama untuk belajar, dan meraih masa depan. Tidak hanya soal kamu tapi juga helping other,” tuturnya.

Di sisi lain, film Lion King dipilih lantaran menjadi keinginan dari puluhan anak yatim. Rupanya, ada pesan mendalam yang diberikan oleh film ini.

“Lihat perjuangannya, agar mereka tetap semangat jalani hidup, walaupun kondisinya sedikit berbeda dengan anak-anak kami, tetapi harus tetep semangat dan tetap berjuang,” kata Ketua Jam’iyyah Al-Azhar 55, Lala Khusaifah.

Pihaknya berharap, kegiatan ini mampu memberikan kesan tersendiri di hati para anak yatim. Di sisi lain, Tatag, Supervisor CGV Hartono Mall Yogyakarta, mengaku bukan kali pertama untuk bekerja sama menggelar nonton bareng dengan beberapa sekolah.

Menurutnya, dengan field trip ke bioskop, anak-anak tidak hanya sekadar disuguhkan film saja. Tetapi juga anak-anak mendapatkan informasi yang mungkin tidak didapatkan ketika sekolah.

“Ini juga mengenalkan film kepada anak-anak. Supaya anak-anak tahu dan kita ramah dengan mereka. Selain itu, ini juga menjadi cara untuk mengedukasi anak soal peraturan yang ada di bioskop, sehingga saat remaja tidak kena UU perfilman,” kata Tatag. (adh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here