Home News Anak Kos Terancam Kekurangan Pangan, Anggota DPRD Kota Bagi Sembako

Anak Kos Terancam Kekurangan Pangan, Anggota DPRD Kota Bagi Sembako

278
0
Anggota DPRD Kota Yogyakarta yang juga Ketua DPN Repdem Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Antonius Fokki Ardiyanto S.IP (mengenakan masker merah) mengunjungi mahasiswa luar daerah yang kos di Kampung Gendeng, Baciro, Kota Yogyakarta, Kamis (30/4/2020). Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Sejumlah anak kos, terutama mahasiswa asal luar daerah, sangat merasakan dampak dari pembatasan sosial terkait pandemi Covid-19. Para mahasiswa dari berbagai daerah yang menuntut ilmu di Jogja dan tak bisa pulang ke kampung halaman ini terancam kekurangan makanan/pangan.

“Banyak mahasiswa dari berbagai daerah tidak bisa pulang kampung, tidak bisa bekerja (sebelumnya banyak mahasiswa yang bekerja part time) dan tidak mendapat kiriman uang dari orangtua dari daerah karena di sana juga mengalami persoalan yang sama,” kata Antonius Fokki Ardiyanto S.IP, anggota DPRD Kota Yogyakarta yang juga Ketua DPN Repdem Bidang Otonomi dan Pemerintahan Daerah, kepada Bernasnews.com, Jumat (1/5/2020) pagi.

Menurut Fokki-sapaan Antonius Fokki Ardiyanto S.IP-masalah riil yang dihadapi para mahasiswa yang kos selain biaya bulanan kot dan kebutuhan lain, juga masalah pangan. “Masalah makan menjadi suatu problem di depan mata yang harus diselesaikan oleh pemerintah karena pemerintah dibentuk untuk melayani rakyatnya,” kata Fokki.

Anggota DPRD Kota Yogyakarta yang juga Ketua DPN Repdem Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Antonius Fokki Ardiyanto S.IP (kedua dari kanan/mengenakan masker merah) memberikan bantuan sembako kepada mahasiswa luar daerah yang kos di Kampung Gendeng, Baciro, Kota Yogyakarta, Kamis (30/4/2020). Foto : Istimewa

Karena itu, selaku Anggota DPRD Kota Yogyakarta Fokki meminta Pemerintah Kota Yogyakarta agar terjun langsung mengatasi persoalan pangan yang dihadapi mahasiswa/pelajar yang kesulitan rmakan. “Masalah yang dihadpai mahasiswa kos di Kampung Gendeng adalah fenomena gunung es. Saya yakin banyak lagi yang mengalami persoalan yang sama tapi bingung mau mengadu kemana,” kata Fokki yang juga Ketua DPN Repdem Bidang Otonomi dan Pemerintahan Daerah DIY ini.

Setelah mendengar ada 9 mahasiswa dari berbagai daerah seperti Sumba, Papua dan Medan yang kos di Kampung Gendeng, Baciro, Kota Yogyakarta, mengalami persoalan pangan/makan, pada Kamis (30/4/2020), Antonius Fokki Ardiyanto S.IP datang ke kos tersebut untuk memberikan bantuan paket sembako yang cukup untuk seminggu ke depan.

Anggota DPRD Kota Yogyakarta yang juga Ketua DPN Repdem Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Antonius Fokki Ardiyanto S.IP (kedua dari kanan/mengenakan masker merah) mengobrol dengan mahasiswa luar daerah yang kos di Kampung Gendeng, Baciro, Kota Yogyakarta, Kamis (30/4/2020). Foto : Istimewa

Pada kesempatan itu, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Yogyakarta ini mengatakan bahwa bila masih ada anak kos/mahasiswa yang mengalami kekurangan pangan bisa datang ke Omah Br4FO Jalan Teratai 24 Baciro atau selatan Puskesmas Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Menurut Fokki, sebagai kota pelajar banyak mahasiswa dari berbagai daerah yang menuntut ilmu di Kota Yogyakarta. Dan mereka juga sangat merasakan dampak dari pembatasan sosial terkait pandemi Covid-19. Mereka tidak bisa pulang kampung dan mahasiswa yang sempat bekerja part time tidak bisa bekerja lagi. Kondisi ini diperparah karena mereka tidak mendapat kiriman uang dari orangtua dari kampung halaman karena mereka juga mengalami persoalan yang sama.

Fokki melihat bahwa pandemi Covid-19 yang melanda Kota Yogyakarta telah menimbulkan masalah yang serius terhadap kehidupan masyarakat di berbagai sektor kehidupan masyarakat, bahkan hampir melumpuhkan perekonomian di Kota Yogyakarta. Dan upaya pembatasan sosial terkait Covid-19 memang langkah yang efektif untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (lip)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here