Home News Alun-alun Utara Kraton Yogyakarta Terbakar, Menjadi Perbincangan Warga

Alun-alun Utara Kraton Yogyakarta Terbakar, Menjadi Perbincangan Warga

689
0
Bekas rerumputan yang terbakar, Selasa (25/5/2021), di lapangan sisi barat Alun-alun Utara Kraton Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

BERNASNEWS.COM — Telah terjadi kebakaran di lapangan rumput Alun-alun Utara Kraton Yogyakarta, Selasa (25/5/2021), sekitar pukul 13:30 WIB. Tepatnya di bagian sisi barat lapangan atau depan regol Masjid Gede Kauman, Yogyakarta.

Kejadian tersebut sontak membuat warga sekitar heboh. Kemudian seorang warga kampung Kauman yang juga sebagai petugas Pam Budaya Wisata Alun-alun melaporkan kejadian kebakaran pada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Yogyakarta.

Petugas Damkar Kota Yogyakarta sedang memadamkan rumput yang terbakar akibat dari putung rokok, Selasa (25/5/2021), di Alun-alun Utara Kraton Yogyakarta. (Foto: Tangkapan Layar Vidio Viral)

Api yang sempat menjalar di lahan rerumputan dan belukar kering itu, dalam waktu kurang dari setengah jam dapat dipadamkan oleh petugas Damkar. “Seandainya mobil Damkar telat satu jam aja rerumputan bisa habis terbakar. Apinya berkorbar seperti kebakaran huta di Kalimantan, untung nggak ada angin kencang juga cuaca mendung,” terang Yusro, warga Suronatan, Kampung Kauman Yogyakarta yang menyaksikan kejadian itu.

Sementara menurut sumber, kebakaran lahan rumput dan belukar kering diakibatkan oleh putung rokok yang dibuang sembarangan oleh seseorang yang jalan melintasi trotoar pinggiran sisi barat lapangan di Alun-alun Utara Kraton Yogyakarta itu. Kejadian kebakaran sempat viral dan menjadi perbincangan hangat oleh warga Jogja.

Bekas rerumputan yang terbakar di sisi barat lapangan Alun-alun Utara Kraton Yogyakarta, Selasa (25/5/2021). Foto: Tedy Kartydi/ Bernasnews.com.

Usai kejadian kebakaran, Bernasnews.com juga mencoba konfirmasi resmi dari pihak Kraton Yogyakarta melalui seorang staf Tepas Tanda Yekti, yang dijawab bahwa tidak ada keterangan resmi atas kejadian tersebut. “Wah tidak ada mas. Kami malah menunggu informasi selanjutnya dari petugas damkar,” ujarnya.

Kondisi kekinian Alun-alun Utara Kraton Yogyakarta yang berpagar dan tumbuhnya rerumputan liar beberapa waktu lalu sempat menjadi perbincangan heboh di sebuah akun media sosial yang memiliki 2 juta peserta. Perbincangan berupa mengkritisi pemagaran sehingga masyarakat tidak dapat memanfaatkan untuk olahraga, maupun kondisi rumput liar yang mengganggu pemandangan mata, sangat kontras dengan bangunan depan Pagelaran Kraton Yogyakarta. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here