Home Pendidikan Alat Pemegang Dokumen Berdiri yang Inovatif dan Ergonomis Berhasil Dikembangkan

Alat Pemegang Dokumen Berdiri yang Inovatif dan Ergonomis Berhasil Dikembangkan

158
0
Mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Program Magister FTI UII Rezki Amelia Aminuddin AP (bawah) bersama desain alat Stand Document Holder (pemegang dokumen berdiri) yang dikembangkannya dalam keterangan pers secara virtual, Jumat (27/8/2021). Foto: Jerri Irgo

BERNASNEWS.COM – Mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Program Magister FTI UII Rezki Amelia Aminuddin AP berhasil mengembangkan desain alat Stand Document Holder (pemegang dokumen berdiri) yang inovatif dan ergonomis. Alat stand document holder ini dapat digunakan oleh setiap pengguna komputer/laptop dengan efisien, efektif dan ekonomis.

Dalam keterangan kepada wartawan secara virtual melalui zoom meeting tentang hasil penelitiannya itu, Rezki Amelia Aminuddin AP mengatakan bahwa dari hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan desain parameter yang valid terbukti dapat meminimalkan risiko MSDs, meningkatkan tingkat efisiensi sebesar 12 persen dan memiliki kesan positif pada aspek satisfaction dalam user experience.

Sementara penggunaan holder desain lama menimbulkan beberapa keluhan oleh pengguna, seperti holder yang digunakan mudah rusak, 35 persen petugas merasa bahwa holder yang ada kurang inovatif dan tidak efisien dalam mengganti setiap lembaran dokumen. Selain itu, 45 persen petugas mengalami ketidaknyamanan saat menggunakan holder lama.

“Dalam penggunaan holder disain lama bisa terjadi nyeri pada leher, bahu dan punggung. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan desain inovatif baru dari document holder yang ergonomis untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Metode axiomatic design diterapkan untuk menentukan parameter desain dengan proses pemetaan dari atribut pelanggan dan kebutuhan fungsional,” kata Rezki Amelia Aminuddin.

Dikatakan, bekerja dengan komputer merupakan rutinitas harian bagi pekerja kantoran seperti menginput data, baik berupa angka maupun kalimat. Dalam menyelesaikan tugas tersebut diperlukan sebuah holder untuk memegang beberapa dokumen untuk memudahkan pengetikan. Namun penggunaan holder desain lama menimbulkan beberapa keluhan oleh penggunanya.
 
Karena itu, ia menggunakan metode Rapid Office Strain Assessment untuk mengidentifikasi gejala musculoskeletal dan menghitung tingkat peningkatan efisiensi waktu kerja sebelum dan setelah menggunakan holder desain baru. Selaian itu, ia menggunakan analisis statistik non parametrik untuk menguji hipotesis dan User Experience Questionnaire guna menguji desain secara subjektif.
 
“Dari hasil penelitian ini menunjukkan desain parameter yang valid untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang terbukti dapat meminimalkan risiko MSDs, meningkatkan tingkat efisiensi sebesar 12 persen dan memiliki kesan positif pada aspek satisfaction dalam user experience,” kata Amelia.

Diakui disain stand document holder yang dikembangkannya ini merupakan penelitian pertama terkait document holder yang memiliki sistem elektromekanik sebagai penggerak utama dan mini software SDH (Stand Document Holder) sebagai sistem pengontrolan untuk mengganti lembaran demi lembaran dan dapat digunakan untuk menyesuaikan posisi dokumen. Hal ini digunakan untuk menjaga postur natural dari penggunanya.

Penelitian ini melibatkan beberapa stakeholder antara lain Ergonomic Design Expert, Office Worker, mahasiswa, pengguna komputer dan electronics manufacturer. Lama penelitian untuk proses desain selama 3 bulan, proses pembuatan Real Prototype selama 2 bulan dan proses eksperimen selam 1 bulan.

Menurut Amelia yang didampingi Ir Winda Nur Cahyo ST MT PhD IPM, Ketua Program Studi Teknik Industri Program Magister FTI UII dan Ir Hartomo Soewardi MSc PhD selaku Dosen Pembimbing dari Program Studi Teknik Industri Program Magister FTI UII, berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa hasil identifikasi kebutuhan pengguna diperoleh 4 atribut yang dibutuhkan dalam desain stand pemegang dokumen, yaitu desain tahan lama, desain menarik, desain yang dapat disesuaikan dan desain yang nyaman.

“Semua desain parameter telah memenuhi persyaratan fungsional independensi yang diinginkan pengguna. Desain stand document holder yang dikembangkan ini sudah sesuai dengan keinginan pengguna melalui uji validasi desain. Risiko muskuloskeletal berkurang dari tingkat peringatan ke tingkat rendah,” kata Amelia.

Dikatakan, tingkat peningkatan efisiensi waktu kerja untuk setiap pengguna setelah menggunakan desain baru adalah 23 persen. Sementara itu, rata-rata waktu yang digunakan untuk penggunaan stand dokumen desain lama adalah 13,39 menit, sedangkan penggunaan stand dokumen desain baru rata-rata waktu yang digunakan responden 10,19 menit.

Dengan demikian, holder desain baru memberikan kesan positif pada pengguna. Hasil benchmarking menunjukkan klasifikasi di atas rata-rata untuk skala pengukuran perspicuity, attractiveness dan dependability. Sementara skala pengukuran efficiency dan stimulation memiliki klasifikasi yang baik dan skala pengukuran kebaruan sangat baik dengan skala tertinggi adalah skala novelty. Hal ini dikarenakan belum ada holder yang memiliki sistem elektromekanik dan pengontrolan melalui software. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here