Home News Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Cukup Tinggi

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Cukup Tinggi

47
0
Puncak Gunung Merapi saat dipotret, Kamis (29/10/2020), dari Obyek Wisata Bukit Klangon, Dusun Kalitengah Lor, Desa Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, DIY. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

BERNASENEWS.COM – Sejak status Gunung Merapi naik ke level 3 atau status Siaga pada 5 November 2021 hingga saat ini, aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi. Aktivitas vulkanik tersebut berupa erupsi efusif. Dengan kondisi tersebut, maka potensi bahaya saat ini berup guguran lava dan awan panas.

Menurut informasi yang dikutip Bernasnews.com dari akun twitter @BPPTKG yang diunggah pada Jumat, 22 Oktober 2021, guguran lava dan awanpanas pada sektor tenggara–barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah Sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng dan Putih.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. “Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat Siaga,” cuit BPPTKG di akun twitternya.

Menurut BPPTKG, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor tenggara–barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro, dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Meski ada potensi bahaya namun BPPTKG meminta masyarakat agar tidak panik, namun tetap waspada. Untuk mengetahui i informasi akurat dan resmi tentng aktivitas Gunung Merapi, bisa menghubungi Pos Pengamatan Gunung Merapi terdekat, radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz, website http://merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG atau ke Kantor BPPTKG, Jalan Cendana Nomor 15 Yogyakarta.

Seperti pernah diberitakan Bernasnews.com, pada awal dinaikkan status Gunung Merapi menjadi Siaga pada 5 November 2020, ratusan warga yang berada di dalam radius 5 kilometer diungsikan ke wilayah yang dianggap aman atau di luar radius 5 kilometer.

Namun beberapa bulan kemudian, mereka dikembalikan ke tempat tinggal masing-masing meski status Gunung Merapi hingga kini masih berada di level 3 atau Siaga. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here