Home News Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Cukup Tinggi, Status Tetap Siaga

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Cukup Tinggi, Status Tetap Siaga

76
0
Gunung Merapi meluncurkan awan panas pada Senin 6 Desember 2021. Foto: [email protected]

BERNASNEWS.COM – Sejak status Gunung Merapi naik ke level 3 atau status Siaga pada 5 November 2020 lalu hingga kini, aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa erupsi efusif. Sementara potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya.

Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi tersebut masing-masing sejauh maksimal 3 kilometer ke arah Sungai Woro dan sejauh 5 kilometer ke arah Sungai Gendol, Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak,Bebeng dan Sungai Putih.

Dalam laporan mingguan BPPTKG tentang perkembangan aktivitas Gunung Merapi antara 3 hingga 9 Desember 2021 yang dikutip Bernasnews.com di akun twitter @BPPTKG pada Jumat 10 Desember 2021 disebutkan bahwa pada minggu ini teramati 4 kali awanpanas guguran ke Sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimal 2.200 meter atau 2,2 kilometer.

Sementara guguran lava teramati sebanyak 190 kali ke arah barat daya dominan ke Sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter. Sementara intensitas kegempaan pada minggu ini masih relatif tinggi. “Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM pada minggu ini menunjukkan laju pemendekan jarak sebesar 0,5 cm/hari,” cuit BPPTKG.

Menurut BPPTKG, intensitas curah hujan maksimal 53 mm per jam selama 80 menit di Pos Babadan pada tanggal 9 Desember 2021. Cuaca di sekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi dan malam hari, sedangkan siang hingga sore hari berkabut.

Dilaporkan terjadi penambahan aliran dan lahar pada Sungai Gendol, Boyong dan Pabelan. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Baik kubah lava barat daya dan kubah tengah teramati masih mengalami pertumbuhan. Volume kubah lava barat daya sebesar 1.629.000 m3 dan kubah tengah sebesar 3.007.000 m3.

Sementara itu, pada 9 Desember 2021, awanpanas guguran Gunung Merapi yang terjadi pada pukul 16.38 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 21 mm dan durasi 174 detik. Jarak luncur 2.200 meter ke arah Kali Bebeng dengan arah angin ke timur. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here