Home Pendidikan Akreditasi Unggul, Wujud Komitmen UII Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Akreditasi Unggul, Wujud Komitmen UII Tingkatkan Kualitas Pendidikan

177
0
Kampus Terpadu UII. Foto: Humas UII

BERNASNEWS.COM – Universitas Islam Indonesia (UII) meraih akreditasi unggul secara institusi yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) BAN-PT No. 705/SK/BAN-PT/AK-ISK/PT/VIII/2021. Hal ini sebagai salah satu wujud komitmen UII untuk mendidik calon cendekiawan dan pemimpin masa depan bangsa dengan peningkatan kualitas pendidikan.

Rektor UII Prof Fathul Wahid ST MSc PhD mengaku sangat bersyukur atas pencapaian UII tersebut karenaini merupakan hasil dari usaha bersama yang harus terus dipertahankan.

“UII merasa bersyukur bahwa ikhtiar kolektif yang selama ini dilakukan itu diapresiasi oleh lembaga eksternal. Dalam hal ini adalah akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi yang telah memberikan predikat unggul ke Universitas Islam Indonesia. Kita bersyukur, kita rayakan seperlunya dan yang lebih penting adalah bagaimana predikat itu bisa kita pertahankan di masa-masa yang akan datang,” ujar Rektor UII seperti dikutip Kepala Bidang Humas UII Ratna Permata Sari SI.KomMA dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, Senin (9/8/2021).

Rektor UII Prof Fathul Wahid ST MSc PhD. Foto: Humas UII

Selain akreditasi unggul untuk institusi yang telah didapatkan saat ini, UII juga mendapatkan akreditasi unggul untuk 17 program studi. Akreditasi atas program studi ini melalui 3 jalur, yaitu pertama jalur penyetaraan, yakni penilaian akreditasi yang dilakukan berdasarkan akreditasi internasional. Kedua, jalur Instrumen Suplemen Konversi (ISK), yaitu penilaian akreditasi yang ditetapkan berdasarkan konversi peringkat dari sistem A, B dan C, ke sistem peringkat unggul, baik sekali, dan baik. Dan ketiga, jalur borang akreditasi 9 kriteria, yaitu penilaian akreditasi yang dilakukan berdasarkan pemenuhan 9 kriteria.

Dari 25 pilihan program studi yang ditawarkan UII saat ini, lebih dari 70 persen telah mendapatkan akreditasi program studi A dan ditambah dengan capaian terbaru saat ini ada 17 program studi UII telah terakreditasi unggul.

Menurut Prof Fathul Wahid, capaian akreditasi ini merupakan bentuk pemenuhan standar perguruan tinggi dan bukan sebagai suatu pembanding. Sehingga, jika masih terdapat program studi yang memiliki akreditasi B, hal ini tidak dapat dimaknai sebagai sesuatu yang buruk, tapi bisa jadi program studi tersebut masih baru didirikan, masih membutuhkan waktu untuk mengakumulasikan prestasi, kualitas, kualifikasi akademik dosen dan lain-lain.

“Predikat akreditasi itu tergantung banyak hal, bisa juga dipengaruhi oleh usia. Hal ini dikarenakan predikat akreditasi sangat dipengaruhi oleh akumulasi, sumberdaya, dan lain-lain,” kata Fathul Wahid.

Menurut Prof Fathul Wahid, capaian akreditasi ini bukan untuk merendahkan yang lain, namun prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi yang lainnya. Sebagai langkah ke depan, UII terus berkomitmen untuk meningkatkan berbagai hal yang dirasa masih kurang. Upaya yang ditempuh, seperti terus memfasilitasi berbagai program studi dengan hibah, pendampingan dan lain-lain. Dengan demikian, UII bisa terus meningkatkan levelnya di masa yang akan datang.

Menurut Pasal 1 angka 1 Peraturan BAN-PT Nomor 1 tahun 2020 tentang Mekanisme Akreditasi untuk Akreditasi oleh BAN PT, akreditasi dimaknai sebagai kegiatan untuk menentukan kelayakan program studi dan perguruan tinggi. Berdasarkan tingkatannya, ada tiga level akreditasi, yakni A, B, dan C. Ketiga tingkatan itu mengacu pada akreditasi yang dilakukan dengan Instrumen Akreditasi 7 standar.

Sedangkan untuk akreditasi yang dilakukan dengan Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 4.0 dan Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) 3.0 menghasilkan penilaian akreditasi unggul, baik sekali, dan baik. Raihan akreditasi unggul ini menandakan suatu perguruan tinggi memperoleh prestasi yang sangat baik dan melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi di Indonesia. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here