Home Ekonomi Agrobisnis Pertanian Modern Sangat Ekonomis dan Praktis

Agrobisnis Pertanian Modern Sangat Ekonomis dan Praktis

194
0
Salah satu binaan Greenhouse Hidroponik. Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak Korban Kekerasan “Rekso Dyah Utami” mengadakan penyuluhan Agronisnis Pertanian Modern di Balirejo, Muja-Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Rabu (18/3/2020).

Penyuluhan dilakukan oleh Koordinator bidang Reintegrasi Sosial dan Pemulangan, Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak Korban Kekerasan “Rekso Dyah Utami” Martanti Endah Lestari yang akrab disapa (Tata) bersama Hans Wibowo. Penyuluhan Agrobisnis Pertanian Modern ini dimaksudkan untuk pemberdayaan perempuan guna memberikan manfaat di bidang finansial keluarga bahkan bila digeluti secara sungguh-sungguh bisa menjadi pendapatan yang luar biasa.

Salah satu dripping system tanpa perpipaan. Foto : Istimewa

Selain itu, untuk memberi kepastian bagi keluarga bahwa produk tersebut bisa dikonsumsi karena bebas pestisida, termasuk memenuhi kebutuhan pasar supermarket. Bahkan supermarket masih membutuhkan pasokan sayur-mayur dan buah-buahan sehingga diharapkan semakin banyak masyarakat yang tertarik mengikuti dan bergabung dalam program Agrobisnis Pertanian Modern.

“Agrobisnis bukan menjadi pesaing tetapi mitra yang bisa memenuhi kebutuhan pasar yang masih sangat luas. Namun, kami belum berani membuat perjanjian suplai secara besar,” kata Martanti Endah Lestari.

Para peserta penyuluhan panen sayur alami non pestisida greenhouse yang memakai perpipaan. Foto : Istimewa

Sementara Hans Wibowo mengatakan, banyak kelebihan dari Agrobisnis Pertanian Modern, antara lain, pertama, memanfaatkan lahan dan menyesuaikan ketersediaan lahan di kota. Kedua, ekonomis, praktis dan diaplikasikan dengan teknologi saat ini. Ketiga, alami dan bebas pestisida dan keempat, hasil panen selain dipakai pribadi, juga sudah banyak rekanan yang menerima hasil panen.

Selain mendapatkan materi penyuluhan, para peserta juga langsung melihat lokasi binaan Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak Korban Kekerasan “Rekso Dyah Utami” yang sudah ada di lahan Agrobisnis Pertanian Modern yang saat ini sudah berjalan guna melihat langsung kepraktisannya di lapangan.

Packing hasil. Foto : Istimewa

Materi penyuluhan menyangkut Hidroponik, dripping system dan pembuahan di luar musim seperti yang banyak dilakukan di luar negeri seperti buah kelengkeng, durian, manggis dan sebagainya.

Kornelis Herman Setiawan selaku salah satu peserta penyuluhan Agrobisnis Pertanian Modern kepada Bernasnews.com mengaku sangat mengapresiasi acara ini. Ia berharap setiap rumah warga bisa melaksanakan kegiatan pertanian kota guna meningkatkan kualitas hidup melalui produksi sayur-mayur dan buah sehat dari kebun sendiri.

Hans Wibowo saat memberi penyuluhan Agronisnis Pertanian Modern di Balirejo, Muja-Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Rabu (18/3/2020). Foto : Istimewa

“Agrobisnis pertanian modern ini juga bisa meningkatkan ekonomi keluarga selain menambah sejuk udara lingkungan sekitar dan menjadikan suatu kawasan sebagai wisata Agrobisnis Pertanian Modern,” kata K Herman Setiawan. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here