Tuesday, May 24, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsAffandi Sempat Melukis di Lapangan Denggung Sleman

Affandi Sempat Melukis di Lapangan Denggung Sleman

BERNASNEWS.COM — Maestro lukis Affandi sempat melakukan aksi melukis di Lapangan Denggung, Sleman. Begitu turun dari becak yang ditumpangi, sang maestro lukis Indonesia itu langsung mengambil kanvas dan kuas lalu digoreskan. Dalam waktu singkat jadilah sebuah lukisan yang indah dan menarik. Setelah melukis dalam beberapa menit, ia melanjutkan perjalanan dengan kendaraan tradisional becak.

Itulah antara lain atraksi dari salah satu peserta dari Museum Affandi yang berperan sebagai maestro pelukis Affandi dalam karnaval Gelar Potensi Museum DIY di Lapangan Denggung, Sleman, Rabu (7/8/2019) petang. Atraksi itu menarik perhatian ratusan masyarakat yang menyaksikan karnaval museum yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan DIY bekerja sama dengan Badan Musyawarah Musea (Barahmus) DIY sebagai rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-48 Barahmus DIY tepat pada 7 Agustus 2019.

Sekretaris Dinas Kebudayaan DIY Erlina Hidayati Sumadi SIP (kanan) menyerahkan potongan tumpeng HUT ke-48 Barahmus DIY kepada Ketua Umum Barahmus DIY Ki R Bambang Widodo SPd MPd (kiri) pada acara Gelar Potensi Museum DIY 2019 di Lapangan Denggung Sleman, Rabu (7/8/2019). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

Karnaval dengan start dari Lapangan Pemkab Sleman dan finish di Lapangan Denggung, Sleman itu berlangsung meriah. Sebanyak 37 museum anggota Barahmus DIY menampilkan keunggulan dan keunikan masing-masing. Karnaval semakin menarik dan meriah karena setiap museum menampilkan koleksi maupun tarian khas yang menggambarkan masing-masing museum.

Menurut Ketua Umum Barahmus DIY Ki R Bambang Widodo SPd MPd, Gelar Potensi Museum menampilkan dua kegiatan utama yaitu pawai museum dan pameran museum. Pameran museum menampilkan kolesi-koleksi unggulan 38 museum anggota Barahmus DIY dan museum undangan lainnya. Pameran museum digelar di Sleman City Hall (SCH) Denggung, Sleman hingga 10 Agustus 2019. Pameran dibuka pukul 10.00-21.00 setiap hari.

Puteri museum dari Tembi Rumah Budaya Bantul saat tampil pada karnaval Gelar Potensi Museum di Lapangan Denggung Sleman, Rabu (7/8/2019). Foto : Philipus Jehamun /Bernasnews.com

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutan tertulis yang dibacakan Paniradya Pati Keistimewaan DIY Beny Suharsono mengatakan, salah satu untuk meluhurkan budaya bangsa adalah melalui museum, yang menjadi rumah tertinggi dalam kebudayaan, rumah abadi peradaban dan sumber inspirasi semua pihak.

Menurut Sultan, museum masa kini memiliki fungsi sebagai pusat dokumentasi, penelitian ilmiah, penyaluran ilmu, peningkatan seni, perkenalan budaya antardaerah dan antarbangsa, obyek wisata, media pendidikan, kesenian dan iptek, suaka alam da budaya, cermin sejarah manusia, alam dan kebudayaan.

Peserta karnaval dari Museum Pakualaman, Rabu (7/8/2019). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

Persoalan yang dihadapi museum, menurut Gubernur DIY, adalah rendahnya minat kunjungan. Pamor museum masih redup karena oleh sebagian besar masyarakat museum dianggap hanya bangunan mati, yang menyimpan benda-benda kuno. Selain itu, sebagian pengunjung adalah siswa-siswi yang mengikuti program study tour, padahal bila menyimak lebih mendalam museum berisikan benda-benda yang tangible (nyata) dan mengandung unsur intangible (tak terwujud) berupa nilai-nilai sejarah dan budaya yang terkandung dalam benda-benda tersebut.

Dengan kondisi seperti ini maka diperlukan strategi mediasi dengan menyesuaikan profil dan karakteristik pengunjung sehingga museum bisa menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda jika pengelolaannya mampu membaca dan memaknai benda-benda penanda sejarah.

Dengan demikian, menurut Sultan, museum bisa berfungsi pula sebagai jembatan budaya antargenerasi, jendela budaya sekalgus sebagai sarana untuk menemukan dunia budaya baru dengan menengok masa lalu untuk mengembangkan budaya dan peradaban bangsa di masa depan.

Peserta karnaval dari Museum TNI AD Dharma Wiratama, Rabu (7/8/2019). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

“Manajemen, marketing dan packaging museum serta tata kelola, peningkatan sumber daya manusia, tata lingkungan dan membangun jejaring perlu segera dibenahi,” kata Gubernur DIY.

Peringatan HUT ke-48 Barahmus DIY ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Sekteraris Dinas Kebudayaan DIY Herlina Hidayati Sumadi SIP MM mewakili Plt Kepala Dinas Kebudayaan DIY dan diserahkan kepada Ketua Umum Barahmus DIY Ki R Bambang Widodo SPd MPd. (lip)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments