Home Pariwisata Ada Pantai Mesra di Gunungkidul

Ada Pantai Mesra di Gunungkidul

6516
0
Pantai Mesra, di Dusun Rejosari, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY, Sabtu (12/10/2019). Foto: Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com.

BERNASNEWS.COM — Kabupaten Gunungkidul sungguh mempersona keindahan alamnya, terutama keindahan bentangan pantai pesisir selatan sepanjang lebih kurang 65 km. Sehingga sangatlah layak apabila kabupaten penghasil gaplek ini juga sering dijuluki sebagai kabupaten 1000 pantai, karena terdapat puluhan obyek wisata pantai yang telah terekplorasi dan dikelola sebagai destinasi pariwisata oleh pemerintah setempat maupun swasta atau perorangan (pengusaha).

Salah satu pantai yang dikembangkan oleh swasta atau pengusaha adalah Pantai Ngrawe, terletak di Dusun Rejosari, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY. Pantai ini berdampingan dengan Pantai Kukup, juga satu bentangan dengan Pantai Baron dan Krakal. Lokasi pantai yang sebelumnya merupakan semak belukar dan tebing-tebing pegunungan tandus, oleh seorang pengusaha dari Yogyakarta yang bergerak dalam usaha bidang perbengkelan otomotif dan kafe kini dibangun menjadi hamparan pantai yang indah dan dinobatkan dengan nama baru Pantai Mesra.

Marsi selaku pengelola gerai makan Marsini kepada Bernasnews.com, Sabtu (12/10/2019), menjelaskan, Pantai Mesra dibuka untuk umum sejak Lebaran lalu (Bulan Juni, red) meskipun keberadaan sebagai destinasi pariwitasa baru belum diresmikan oleh sang pemilik. Sebab masih dalam proses pembangunan beberapa fasilitas dan persiapan jalan akses masuknya.

“Meskipun oleh boss (pemilik) Pantai Mesra belum diresmikan pembukaan, namun sejak Lebaran lalu pantai ini sudah diperbolehkan untuk dikunjungi oleh masyarakat umum. Sedangkan kata mesra untuk nama pantai oleh boss, diharapkan wisatawan yang berkunjung ke sini dapat bertambah mesra atau menjadi bahagia,” terang Marsi.

Keberadaan para pedagang makanan di bangunan berbentuk Joglo mungil, Marsi menambahkan, ada sejumlah 25 pedangan termasuk dirinya yang ditampung oleh pemilik lahan yang disebutnya boss, serta diberikan secara hibah kios/ gerai itu. Mereka adalah warga desa setempat yang sebelumnya berjualan dengan cara ngasong atau membuat lapak di tepi pantai tersebut.

“Kami satu kelompok jualan di sini tanpa dipungut uang sewa oleh boss yang sebelumnya kami berjualan secara ngasong di pantai. Kami sangat bersyukur bangunan kios ini dihibahkan pada kami secara gratis, hanya saja kami diwajibkan menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan Pantai Mesra,” imbuh Marsi.

Berdasar pengamatan Bernasnews.com, Pantai Mesra (d/h. Pantai Ngrawe) oleh pemilik lahan pantai yang juga pemilik sebuah resto kedai kopi di Jalan Panggang, Gunungkidul ini terlihat membagi dua target segmen wisatawan yang berkunjung. Untuk segmen umum, wisatawan bisa menikmati pemandangan pantai dan berkuliner di hamparan bawah.

Sementara bagi segmen wisatawan papan atas telah dipersiapkan berbagai fasilitas yang dibangun di pegunungan dan tebing dekat pantai, yaitu berupa fasilitas resto, penginapan model cottage, dan kolam renang. Untuk akses masuk ke Pantai Mesra dapat berjalan menyusuri pantai Kukup, namun apabila air laut menuju pasang naik dapat melalui akses jalan menuju Pantai Mbulut. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here