Home News ACT Lepas 10 Armada Bantuan untuk Korban Banjir Jabodetabek

ACT Lepas 10 Armada Bantuan untuk Korban Banjir Jabodetabek

154
0
Lembaga Kemanusiaan ACT saat memberikan bantuan pada korban banjir Jabodetabek. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM –  Sebagian besar wilayah Jabodetabek terendam banjir akibat hujan lebat yang mengguyur sejak Selasa (31/12/2019) malam. Di beberapa lokasi, tinggi air mencapai 1 hingga 2,5 meter. Banjir mengakibatkan 31 ribu orang mengungsi dari rumahnya dan 16 orang meninggal.

Bantuan pun diberikan dari berbagai pihak termasuk Aksi Cepat Tanggap (ACT). Guna membantu korban banjir, ACT melepaskan 10 armada bantuan. Pelepasan bantuan ini digelar pada Sabtu (4/1/2020) di Ruang Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Permata Intan, Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur. Bantuan terdiri dari 35 ton beras, 1.500 karton Air Minum Wakaf, dan 1.000 paket makanan. Beberapa armada kemanusiaan ACT seperti Humanity Rice Truck, Humanity Water Truck, dan Humanity Food Truck bersiaga untuk memaksimalkan kondisi penanganan pascabencana banjir di wilayah Jabodetabek.

“Saat ini kami memiliki 56 posko di berbagai lokasi, dengan tim rescue lebih dari 100 orang. Tentu dengan kondisi yang ada, hal ini masih kurang dan kami mengajak masyarakat untuk bergabung saling membantu,” terang Wahyu Novyan, Direktur Program ACT, dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (4/1/2020).

Lembaga Kemanusiaan ACT saat memberikan bantuan pada korban banjir Jabodetabek. (Foto: Istimewa)

Hal ini pun mendapatkan apresiasi dari Walikota Jakarta Timur, M. Anwar. Ia menyampaikan bahwa hingga kini, masih banyak relawan dan elemen masyarakat yang turut dan masih terlibat hingga saat ini dalam penanganan bencana banjir Jabodetabek.

“Ada 63 kelurahan yang terdampak di Jakarta Timur. Acara kolaborasi pelepasan armada bantuan ini dilakukan di sini karena Jakarta Timur menjadi salah satu wilayah yang warganya paling banyak terdampak bencana banjir. Dengan memakan 10 korban jiwa dan 2.190 jiwa mengungsi, hal ini kita tidak harapkan terjadi lagi. Untuk itu mudah-mudahan kita semua dilindungi Allah SWT,” ungkap Anwar.

Hingga kini pemerintah sudah melakukan upaya-upaya penanggulangan korban banjir. Misalnya saja mengevakuasi warga, bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap dan lembaga-lembaga sosial lainnya untuk menghadapi bencana yang ada.  Ia berharap kolaborasi tersebut bermanfaat banyak bagi warga terdampak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here